Hadir ketika itu Ketua KONI Kukar Rahman, Perwakilan Pengurus Provinsi (Pengprov) PGSI Kaltim Buniyamin.
Atas kepercayaan yang kembali diembankan kepadanya, Joni mengucapkan terima kasih pada Pengda PGSI Kaltim, KONI Kaltim dan KONI Kukar, dalam hal ini yang mewakili Pemkab Kukar dan segenap insan gulat di Kukar.
“Kami ucapkan terimakasih kepada semuanya yang sudah mendukung, sehingga PGSI Kukar bisa eksis melakukan pembinaan atlet dan meraih beberapa prestasi diperiode 2015-2020,” kata Joni kepada korankaltim.com, Minggu (28/6/2020).
“Atlet gulat Kukar saat ini dibina pada program SKOI Kaltim, PPLP Kaltim, PPLP Kukar dan Pengkab PGSI Kukar, yang pada akhirnya menjadi atlet andalan Kukar dimasa akan datang pada level nasional maupun internasional,” sambungnya.
Joni pun berharap Pemkab Kukar melalui KONI Kukar dan Dispora bisa membuat terobosan baru dalam membuat program pembinaan prestasi bagi olahraga di Kukar, secara khusus melibatkan pelaku-pelaku olahraga yang aktif di cabor masing-masing.
“Untuk gulat Kukar sendiri kami masih memerlukan sarana dan pra sarana untuk latihan dan bertanding yang lebih baik. Diharapkan juga pelaku usaha secara khusus di bidang pertambangan dan migas dapat berkontribusi kepada dunia olahraga baik melalui program CSR dan lainnya,” pungkas Joni.
Sementara itu, Rahman menegaskan kalau gulat Kukar adalah salah satu cabang olahraga (cabor) unggulan, lantaran salah satu lumbung emas bagi Kukar di setiap even. Sehingga, lanjutnya, KONI akan selalu mendukung PGSI Kukar di setiap even.
“Tahun ini rencananya ada kejurkab semoga bisa terlaksana dengan lancar,” ungkap Rahman.
Ada yang menarik dari Musorkab ini, dimana panitia menggelar acara dengan menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat. Setiap peserta diwajibkan mengenakan masker.
Selain itu panitia juga menyediakan tempat mencuci tangan lengkap dengan sabun, serta handsanitizer dan menjaga jarak.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Desman Minang