Hal ini jualah yang membuat Adi melaksanakan latihan mandiri secara rutin guna menjaga kondisi tubuhnya tetap prima meski di bulan Ramadan dan pandemi Covid-19 tengah melanda. Dirinya juga rutin bersepeda dan bermain sepak bola bersama teman-temannya.
"Sebagai profesional, latihan tetap harus dilakukan agar bisa jaga kondisi dan fisik masing-masing, teman-teman di kampung halamannya tentu melakukan demikian," ungkapnya.
Hal serupa juga dilakukan pemain Mitra Kukar lainnya, Zainal Haq. Walau tidak banyak aktivitas yang dapat dilakukan eks penggawa Badak Lampung ini, namun ia tetap menyempatkan diri untuk berlatih minimal sekali sehari guna menjaga kebugaran tubuh.
"Latihan tetap saya lakukan. Sehari sekali dengan durasi waktu selama satu sampai dua jam saja. Saya awali dengan jogging, lalu biasanya saya bermain futsal," ujarnya.
Di samping itu, setiap pemain memang diwajibkan oleh pelatih untuk menggelar latihan secara mandiri selama latihan bersama tidak diadakan karena upaya pencegahan penyebaran Covid-19.
"Ya, dari pelatih memang berikan kita PR (Pekerjaan Rumah) untuk tetap lakukan latihan agar tubuh tetap prima," tegasnya.
Sejauh ini belum diketahui secara pasti kapan seluruh penggawa Mitra Kukar dipanggil kembali ke Tenggarong untuk menggelar latihan bersama.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Hendra