Awalnya Arkan Camp hanya untuk member dengan program kebugaran menurunkan berat badan namun berkembang dan sudah banyak menciptakan atlet bela diri diantaranya atlet muaythai, seni tarung tradisi dan tinju. “Bahkan sudah ada beberapa atlet yang kami bina bisa menembus One Pride MMA yang di tayangkan di televise swasta. Sesuai dengan arti dari Arkan yaitu orang yang kuat, sedangkan Camp adalah tempat, jadi Arkan Camp adalah tempat nya orang-orang yang kuat. Saya selalu memberikan program latihan yang keras dengan tujuan mereka bisa menjadi orang-orang yang kuat,” paparnya.
Dalam waktu dekat tiga atlet binaan Arkan Camp yaitu Gilang, Lina dan Rina akan bertanding pada One Pride MMA di Balikpapan, bulan juli satu orang yakni Rafinaldi Kandaw akan berlaga pada turnamen kelas 83 kilogram One Pride MMA di Jakarta, serta dua orang atlet putri yaitu Dijah dan Widya juga siap memperkuat tim PON Muaythai Kaltim di Papua.
“Saat ini Arkan Camp bekerja sama dengan Muaythai Kukar yang dinahkodai Jumarin Thripada, kami mencoba bersinergi untuk mensosialisasikan muaythai ke sekolah-sekolah se-Kukar, dan rencana kedepan di tahun ini akan dilaksanakan kejuaraan Muaythai Amatir tingkat pelajar antar Kecamatan se-Kukar,” tegasnya.
“Semua yang kami lakukan untuk pembinaan prestasi olahraga beladiri khususnya muaythai, dengan tujuan agar generasi muda selalu berpikir positif terhindar dari tawuran, penggunaan narkoba dan kenakalan remaja lainnya,” pungkas Rony. (*)
Penulis: */Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur