Usai tampil di nomor individu, Edgar Xavier Marvelo merebut emas kedua di nomor duilian putra bersama Seraf Naro Siregar dan Harris Horatius pada laga final digelar di World Trade Center, Manila.
Indonesia meraih emas di duilian putra setelah menjadi yang terbaik di final dengan mengumpulkan 9,54 poin. Peringkat kedua ditempati Brunei Darussalam yang berhak atas medali perak, sedangkan perunggu jadi milik Filipina dengan 9,49 poin.
Sukses Edgar Xavier Marvelo merebut dua medali emas untuk Indonesia pantas mendapat apresiasi tinggi. Pasalnya, peraih gelar di Kejuaraan Dunia Wushu 2019 itu tetap tampil di final hari ini meski beberapa jam sebelumnya sang ayah meninggal.
Pihak Kemenpora melalui akun Twitter resmi mengabarkan ayah Edgar Xavier meninggal pada pukul 02.00 WITA dinihari tadi.
"Di tengah kesedihan dan duka mendalam atas kepergian Ayahanda malam tadi pukul 01.00 WIB, Edgar Marvelo tetap tampil apik dan memberikan yang terbaik bagi Indonesia. Turut berduka cita, dan terima kasih Edgar atas perjuanganmu untuk merah putih," tulis pihak Kemenpora melalui Twitter.
Edgar Xavier Marvelo sudah menjadi andalan Indonesia di cabang wushu sejak di level junior. Dua tahun lalu di SEA Games 2017, Edgar Xavier Marvelo merebut medali perunggu di nomor Changquan. (*)