“Alhamdulillah, Widari berhasil meraih medali emas di kejuaraan dunia tahun ini dan sebelum dia juga meraih juara,” kata Sekum Pengprov Pabbsi Kaltim, Hendra Radinal Ary, kemarin.
Sebelumnya pada Oktober lalu atlet angkat besi asal Kaltim M Fathir juga berhasil unjuk prestasi di kejuaraan dunia yang berlangsung di Pyongyang, Korea Utara. Fathir memperoleh tiga medali emas untuk kelas 61 kg kategori youth dengan angkatan snatch 119 kg, clean and jerk 153 kg dan total angkatan 272 kg.
Dengan capaian tersebut, Fathir berhasil memecahkan tiga rekor Asia untuk snatch, clean and jerk dan total angkatan, serta dua rekor dunia untuk clean and jerk dan total angkatan.
Sedangkan untuk Lisa Setyawati, lifter putri asal Kaltim lainnya, juga berhasil menyumbang medali emas untuk Indonesia pada nomor clean and jerk dalam kejuaraan dunia di Pattaya, Thailand, September lalu. dengan total angkatan 165 kg, Lisa berhasil meraih perunggu.
Hendra menjelaskan, baik Widari, Lisa serta M Fathir merupakan atlet-atlet andalan Kaltim yang disiapkan menuju PON XX/2020 di Papua.
Menurutnya, PON menjadi ajang sesungguhnya untuk ketiga atlet tersebut, sementara kejuaraan dunia sifatnya hanya sebagai ajang try out bagi mereka. “Sasaran utamanya di PON, ya harapan kami prestasi emas di kejuaraan dunia yang mereka raih bisa berlanjut ke PON,” ujar Hendra. (*)
Penulis: */Nancy
Editor: Aspian Nur