Ketua Perbasi Kota Samarinda, Muhammad Ridwan mengatakan, tujuan utama turnamen agar Samarinda punya atlet tangguh yang bisa diandalkan dan tak lagi bergantung kepada atlet dari luar daerah.
“Tujuannya jelas mencari bakat belia atlet bola basket untuk pembinaan berjenjang nantinya, agar Samarinda tak lagi kekurangan atlet,” ucapnya, Minggu (20/10/2019).
Turnamen dikelola profesional dengan membagi kelompok tingkat SMP dan SMA. Dengan usia kelahiran 2002 diikuti 4 tim putri dan 13 tim putra. Untuk kelompok usia kelahiran 2006, diikuti 3 tim putri dan 7 tim putra.
Antusiasme peserta juga membuat Perbasi semangat melakukan pembinaan. Bahkan rencananya turnamen ini digelar lebih besar dan reguler demi mendapatkan proses kaderisasi atlet yang juga tertata.
Tak hanya di Samarinda, kedepan, turnamen ini bakal digelar hingga pada level Kaltim. Alasannya, bakat terpendam pada suatu cabor, bisa berasal dari mana saja. Tak harus dari kota utama.
“Pelaksanaan tahun ini berbeda. Karena baru pertama kalinya digelar untuk kelompok umur SMP. Hasilnya juga luar biasa, antusias peserta sangat positif,” tambah Panitia Pelaksana, Taufiqurrahman.
Penulis : Adhi Abdhian
Editor : Hendra