Informasi tersebut diperoleh dari Ketua KONI Kaltim, Zuhdi Yahya bahwa pihak Papua meminta bantuan kepada KONI Kaltim untuk mengurus proses administrasinya.
Menurut Kabid Binpres KONI Kaltim, Alfons T Lung belum lama ini kepada awak media, dia mengetahui Mariska akan pindah ke Papua juga dari Ketua KONI.
"Karena memang dari Mariska itu tidak ada mengatakan kalau ada keinginan untuk pindah dan saat munas di pusat juga dari pihak Papua tidak ada bicara apa-apa. Kami tahunya ya dari Ketua KONI langsung yang ditelpon,"beber Alfons yang menjabat Ketua Harian TI Kaltim.
"Tidak ada atlet yang boleh pindah atau mutasi, apalagi semenjak 1 Sepember tahun lalu yang sudah menjadi batas aturannya. Jadi, Kaltim tidak akan mengeluarkan surat apapun terkait mutasi,"tegasnya.
Dengan begitu, pada perhelatan PON Papua XX/2020 mendatang, Mariska dipastikan tetap akan membela Kaltim.
"Karena memang sebelumnya sudah pernah mengatakan tidak bisa mutasi waktunya sudah lewat, ditambah dengan dari daerah juga tidak mengizinkan itu sebelum munas. Makanya kemarin tidak ada pembicaraan. Ternyata, dari Papua langsung menghubungi Ketua KONI, tetapi beliau mengatakan Mariska atlet andalan Kaltim, jadi akan tetap dipertahankan,"tandasnya.
Penulis: Nancy
Editor : M.Huldi