Hal ini disampaikan Zuhdi Selasa (21/11) kemarin saat melepas tim angkat besi, angkat berat dan binaraga Benua Etam yang akan berjuang mulai 23 sampai 27 November di Pekanbaru, Riau untuk angkat besi dan angkat berat sementara binaraga tampil di Semarang, Jawa Tengah. “Pada PON di Jawa Barat tahun lalu, mereka berhasil meraih tiga emas untuk Kaltim, prestasi itu harus dipertahankan dan ditingkatkan,” harapnya.
Kaltim pada ajang ini mengirim seluruh atlet terbaik dan tampil di semua nomor yaitu 16 angkat besi dan angkat berat serta 8 di binaraga. “Tampil di kejurnas sekaligus kesempatan melihat peta kekuatan daerah lain. Nantinya kami harapkan PABBSI melakukan evaluasi setelah dari kejurnas ini,” ucap Zuhdi lagi.
Sekum Persatuan Angkat Besi/Angkat Berat/Binaraga (PABBSI) Kaltim Sugeng Mochdar secara terpisah mengatakan, atlet yang dikirim tak dibebani target tinggi. “Paling tidak bisa masuk zona medali sudah bagus apalagi setelah PON 2016 lalu belum diketahui daerah mana saja yang bagus. Dulu ada DKI Jakarta dan Sumatera Barat, tapi di kejurnas pasti lebih banyak lagi daerah yang menonjol,” paparnya.
PABBSI Kaltim sendiri menyiapkan seluruh atlet selama tiga bulan sebelum dikirim ke kejurnas. “Dengan persiapan selama itu, kami berharap bisa memenuhi keinginan KONI Kaltim membawa pulang prestasi dan medali emas,” ujar Sugeng. (rgn)