Atlet dan cabang olahraga yang dinilai berpeluang meraih medali diprioritaskan agar peluang prestasi tetap terjaga meski jumlah kontingen kemungkinan lebih sedikit dibanding biasanya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kubar Gamas Laden mengatakan, prioritas utama diberikan kepada atlet dan cabang olahraga yang dinilai memiliki peluang meraih medali.
“Dengan adanya pembatasan anggaran tentu jumlah kontingen akan disesuaikan. Prioritas kami tentu cabang olahraga unggulan yang berpotensi meraih medali,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Menurutnya, atlet yang diprioritaskan ialah mereka yang memiliki peluang meraih emas, perak maupun perunggu. Jika kondisi anggaran sangat terbatas, minimal atlet dengan peluang terbaik tetap diberangkatkan agar peluang prestasi daerah tetap terjaga.
Ia menegaskan, kondisi tersebut bukan berarti pemerintah daerah tidak mendukung pembinaan olahraga. Namun, situasi keuangan yang ketat secara nasional ikut berdampak terhadap kebijakan belanja daerah, termasuk sektor olahraga.
Sebelum pelaksanaan rapat kerja keolahragaan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan KONI Kalimantan Timur dan Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim guna memperoleh kepastian pelaksanaan Porprov.
Meski sempat muncul wacana penundaan ke tahun depan, hasil pertemuan terakhir menyepakati ajang olahraga terbesar tingkat provinsi itu tetap digelar tahun ini.
“Kalau ditunda tentu akan mengganggu jadwal pembinaan olahraga yang sudah tersusun dari tingkat daerah, provinsi sampai nasional,” katanya.
Gamas menjelaskan, pembinaan atlet lebih lanjut dilakukan KONI Kubar bersama masing-masing cabang olahraga, termasuk pendataan dan seleksi atlet menuju Porprov.
Menurutnya, yang terpenting bukan sekadar jumlah atlet yang berangkat, melainkan kesiapan dan kualitas atlet yang diturunkan agar mampu bersaing di Porprov nanti.
Editor: Erwin