Hal ini menyusul berakhirnya masa kepengurusan organisasi tersebut per 31 Maret 2026, yang dikhawatirkan dapat berdampak pada kesiapan cabang olahraga sepatu roda menghadapi ajang olahraga terbesar di daerah tersebut.
Ketua Porserosi Kaltim, Ali Rachman, saat dikonfirmasi menjelaskan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu arahan dari Pengurus Besar (PB) Porserosi terkait pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov).
Ia mengungkapkan, pengurus provinsi telah mengirimkan surat resmi kepada PB untuk segera menggelar musprov, namun belum mendapatkan respons.
“Kami sudah menyampaikan surat ke PB, namun sampai sekarang belum ada kabar. Jadi kami masih menunggu keputusan dari mereka terkait waktu pelaksanaannya,” ujar Ali saat dihubungi, Rabu (15/4/6)
Meski demikian, Ali menegaskan dengan berakhirnya masa kepengurusan tidak akan mengganggu persiapan atlet sepatu roda dalam menghadapi Porprov.
Ia memastikan, berbagai persiapan teknis telah dilakukan jauh sebelumnya, sehingga kegiatan pembinaan dan kesiapan atlet tetap berjalan dengan baik.
“Persiapan sudah kami lakukan sejak lama dan semuanya sudah aman. Tinggal dijalankan saja. Jadi, meskipun nanti ada kepengurusan baru, saya yakin tidak akan menimbulkan kendala,” tegasnya.
Terkait belum adanya tanggapan dari PB Porserosi, Ali menduga hal tersebut berkaitan dengan proses internal di tingkat pusat.
Dirinya menyebutkan, PB Porserosi baru saja menyelesaikan musyawarah nasional (munas) dan kemungkinan masih menunggu terbitnya surat keputusan (SK) kepengurusan yang baru.
Kondisi tersebut, lanjutnya, berdampak pada status organisasi di tingkat provinsi yang saat ini cenderung vakum. Pasalnya, selain belum ada kepengurusan baru, perpanjangan masa kepengurusan sebelumnya juga belum diterbitkan.
“Kami masih menunggu jawaban dari PB terkait pelaksanaan musprov. Untuk lokasi kegiatan, kami serahkan sepenuhnya kepada PB, asalkan masih dilaksanakan di wilayah Kaltim,” jelasnya.
Ali juga menyampaikan dirinya tidak akan kembali mencalonkan diri dalam Musprov mendatang. Ia berharap proses pergantian kepengurusan dapat segera terlaksana agar roda organisasi tetap berjalan optimal.
“Harapan kami tentu musprov bisa segera digelar, sehingga organisasi bisa kembali berjalan normal dan fokus pada pembinaan olahraga,” pungkasnya.
Editor: Erwin