Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser telah mengajukan usulan anggaran sebesar Rp60 Miliar, menyesuaikan dengan pelaksnaaan Porprov di Kabupaten Berau lalu. Pada Porprov lalu Cabang Olahraga (Cabor) yang dipertandingkat sebanyak 50 Cabor dengan anggaran mencapai RP50 Miliar.
Kepala Disporapar Paser Kurniawan menjeaskan, atas pertimbangan kebutuhan anggaran pada pelaksanaan Porprov sebelumnya, maka besaran kebutuhan itu dianggap wajar. "Wajar saja jika saat ini kami mengajukan kebutuhan anggaran mencapai 60 Miliar Rupiah karena ada 64 cabang olahraga yang akan dipertandingkat," ujar Kurniawan kepada korankalim.com Sabtu (4/4/2026) hari ini.
Berdasarkan informasi yang ia terima dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispora Kalimantan Timur Muhammad Faisal, anggaran pelaksanaan Porprov Kalimantan Timur masih dalam pembahasan. "Anggaran masih dalam pembahasan, tapi bisa dipastikan Pemprov Kaltim akan mengalokasikan anggaran melalui belanja langsung Dispora Kaltim," ungkap Kurniawan.
Ditengah permasalahan efisiensi anggaran saat ini Kurniawan mengaku anggaran yang akan dikucurkan diprediksi akan kurang dari yang diusulkan. "Memang sudah disampaikan bahwa nilai yang dikucurkan nantinya tidak begitu besar, bahkan bakal berkurang dari nilai yang diusulkan sebesar 60 miliar Rupiah, dikarenakan tengah diperhadapkan pada kondisi efisiensi anggaran," jelasnya.
Karena itu Disporapar Paser juga perlu melakukan antisipasi yang satu diantaranya dengan melakukan penyesuaian jumlah nomor tanding tanpa mengurangi cabang olahraga yang dipertandingkan.
"Keterbatasan anggaran penyelenggaraan Poprov Kaltim dipastikan tidak mempengaruhi jumlah cabang olahrag Porprov yang dipertandingkan sebanyak 64 cabang, solusi yang kemungkinan akan dilakukan dalam upaya penyesuaian dari nilai anggaran yakni dengan mengurangi jumlah nomor tanding," tutup Kurniawan.
Editor: Aspian Nur