Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras menyebut, pembentukan TPP merupakan bagian dari rangkaian persiapan menuju pelaksanaan Musyawarah Kerja Provinsi (Musorprov) pemilihan ketua yang direncanakan digelar dalam pada April 2026. Apresiasi diberikan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim atas dukungan yang diberikan, khususnya terkait penandatanganan Surat Keputusan (SK) hibah.
“Alhamdulillah, kami menyampaikan terima kasih kepada pemprov, dalam hal ini gubernur dan wakil gubernur, serta OPD teknis termasuk Plt Kadispora Kaltim yang telah menyampaikan SK hibah sudah ditandatangani. Selanjutnya Dispora Kaltim bersama KONI akan melaksanakan tahapan berikutnya,” ujar Rusdi.
KONI Kaltim kini bergerak cepat dengan menggelar rapat pimpinan untuk menetapkan agenda organisasi, termasuk jadwal Musorprov yang disepakati berlangsung pada akhir April 2026. Namun tanggal pasti pelaksanaan masih menunggu kesediaan gubernur untuk hadir dan membuka kegiatan tersebut.
“Kami belum menentukan tanggal pasti karena ingin menyesuaikan dengan jadwal Pak Gubernur untuk membuka musyawarah,” sebutnya.
Dalam rapat tersebut juga diputuskan susunan panitia pelaksana kegiatan. Syaparuddin ditunjuk sebagai Ketua Steering Committee (SC) sementara Husinsyah dipercaya sebagai Ketua Organizing Committee (OC).
Selain itu KONI Kaltim menetapkan Ego Arifin sebagai Ketua TPP didampingi Ashari sebagai sekretaris. Tim ini akan diperkuat oleh tujuh perwakilan dari pemerintah provinsi, sehingga total anggota TPP berjumlah sembilan orang.
“TPP bertugas membuka pendaftaran, menerima berkas, serta menyeleksi persyaratan calon ketua sesuai ketentuan yang berlaku,” terang Rusdi.
Terkait mekanisme pencalonan, persyaratan akan mengacu pada ketentuan organisasi dan akan dikonsultasikan dengan KONI Pusat. Secara umum, dukungan calon diproyeksikan berasal dari unsur KONI kabupaten/kota, cabang olahraga serta badan fungsional dengan komposisi tertentu.
Sejauh ini, telah muncul tiga nama yang disebut-sebut akan maju sebagai calon Ketua KONI Kaltim yakni Andreiy, Rusman Ya'qub dan Haji Jawad Siradjuddin.
Proses pemilihan akan dilaksanakan secara adil, demokratis dan kondusif.
“Kami ingin membangun semangat prestasi, bukan semangat individu. Harapannya, Kaltim tetap menjadi yang terbaik di luar Pulau Jawa,” ujar Rusdi lagi.
TPP dijadwalkan mulai bekerja setelah seluruh persyaratan disahkan melalui rapat pleno dan mendapat arahan dari KONI Pusat. Proses pleno sendiri ditargetkan rampung dalam bulan April 2026.
Editor: Aspian Nur