Kepala Disporapar Kota Samarinda Muslimin menjelaskan, lomba lari 100 meter tersebut berjalan lancar, tertib dan aman dan menyebut jumlah peserta bahkan melebihi target yang telah ditetapkan panitia.
“Alhamdulillah lomba berjalan lancar. Antusias masyarakat, penonton, dan atlet yang ikut bertanding juga sangat tinggi, bahkan melebihi target yang kita perkirakan,” ujar Muslimin.
Panitia awalnya membatasi peserta sebanyak 200 atlet, baik dari kategori umum maupun prestasi. Namun, jumlah pendaftar yang hadir dalam perlombaan mencapai lebih dari 250 orang.
Kegiatan ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, sebagai upaya mengalihkan aktivitas balap liar yang kerap terjadi di sejumlah kecamatan di Kota Samarinda. “Ada dua poin penting. Pertama, kami ingin menghindari balapan liar seperti yang disampaikan Kapolresta, karena itu bisa mengganggu stabilitas, ketertiban, perlindungan dan keamanan di Kota Samarinda,” jelasnya.
Kegiatan ini merupakan inisiatif bersama antara Polresta Samarinda, Disporapar, Pemerintah Kota Samarinda, serta komunitas atletik setempat.
Tujuan kedua adalah untuk menjaring bibit atlet potensial dari. Melalui kompetisi ini, pihaknya dapat memantau kemampuan para pelari yang berpotensi dibina lebih lanjut.
“Kegiatan ini juga bagian dari pembinaan dan penjaringan atlet. Dari sekian banyak peserta, mungkin ada yang bisa kita bina menjadi atlet Kota Samarinda,” sebut Muslimin.
Roni Kurniawan berhasil meraih juara pertama kategori prestasi putra dengan catatan waktu 11,34 detik. Roni mengaku senang bisa mengikuti perlombaan tersebut, terlebih ini merupakan pengalaman pertamanya mengikuti ajang tersebut.
“Senang sekali, apalagi ini pertama kali saya ikut lomba di sini. Persiapannya juga lumayan karena bertepatan dengan bulan puasa, jadi harus lebih ekstra dibanding biasanya,” kata Roni
Roni berharap kegiatan seperti ini dapat terus digelar setiap tahun untuk membuka peluang bagi atlet-atlet muda menunjukkan kemampuan mereka. “Semoga bisa melahirkan talenta-talenta baru dan terus menjadi ajang bagi atlet di Samarinda untuk berkembang,” harap Roni.
Editor: Aspian Nur