Dia menjadi satu-satunya wakil Kaltim dari cabang olahraga atletik yang terpilih dalam skuat tersebut.
Pemanggilan ini tertuang dalam surat resmi dari Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) tertanggal 28 Januari 2026.
Dalam surat itu, Nefriana masuk dalam daftar atlet tim atletik Indonesia yang dipersiapkan menghadapi 20th Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Ketua Harian PASI Kaltim Ego Arifin membenarkan kabar tersebut. Ia menyebut, pemanggilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah karena Nefriana dipercaya memperkuat tim nasional.
“Iya benar, atlet kita atas nama Nefriana Ariance Daik masuk dalam skuat pelatnas untuk nomor 3.000 meter steeplechase,” ujar Ego saat dikonfirmasi, Jumat (13/2/2026).
Meski demikian, Ego menjelaskan nomor 3.000 meter steeplechase (STC) bukanlah spesialisasi utama Nefriana. Atlet peraih dua medali perak pada PON Aceh-Sumut itu selama ini dikenal lebih menonjol di nomor 10.000 meter dan 15.000 meter.
“Kepastian ini memang untuk nomor 3.000 meter steeplechase. Walaupun bukan nomor spesialisasinya, kami tetap mendukung penuh. Adaptasi tentu diperlukan, tapi kami optimistis dia mampu,” tambahnya.
Lebih lanjut, PASI Kaltim berencana mengajukan permohonan kepada PB PASI agar Nefriana diizinkan menjalani program latihan secara mandiri di daerah bersama pelatihnya saat ini.
Menurut Ego, kesinambungan pola latihan dan kecocokan dengan pelatih menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas mental dan performa atlet.
“Kami sedang mengupayakan agar Nefriana tetap bisa berlatih di sini bersama pelatihnya. Kadang kecocokan antara atlet dan pelatih sangat berpengaruh terhadap perkembangan kemampuan. Kami ingin performanya tetap terjaga,” jelas Ego.
Pemanggilan ini sekaligus menjadi bukti konsistensi pembinaan atletik di Kaltim. Dengan waktu persiapan yang masih cukup panjang menuju Asian Games 2026, diharapkan Nefriana dapat memaksimalkan program latihan dan tampil kompetitif di ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.
Editor: Erwin