Ketua Panitia Kebangkitan Futsal Open Tournament, Arik Andrew Refanza, mengatakan turnamen ini digelar sebagai upaya untuk terus mendorong perkembangan futsal di Kubar. Menurutnya, futsal perlu diberikan ruang kompetisi agar pembinaan atlet dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Futsal di Kubar harus terus berkembang. Apalagi kita ditargetkan menjadi tuan rumah Porprov pada 2030. Selain itu, pada kualifikasi BK tahun ini futsal putra Kubar juga berhasil meraih medali perunggu. Itu menjadi motivasi bagi kami untuk terus menggelar kegiatan futsal,” ujar Arik kepada Korankaltim.com.
Ia menambahkan, olahraga seperti futsal, sepak bola, dan voli merupakan cabang yang paling diminati masyarakat Kubar. Karena itu, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga hiburan positif bagi masyarakat.
Antusiasme penonton terlihat sejak hari pertama pelaksanaan turnamen yang berlangsung sejak 5 Januari 2026. Pada fase awal pertandingan, jumlah penonton rata-rata mencapai sekitar 400 orang per hari. Memasuki malam final, antusiasme meningkat signifikan dengan kehadiran sekitar 800 penonton yang memadati GOR Desnan.
“Dari awal sampai malam final, respons masyarakat sangat luar biasa. Ini menunjukkan futsal punya tempat tersendiri di Kubar,” katanya.
Partai final mempertemukan R3 Porken melawan Duta Mart FC B. Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Pada babak pertama, R3 Porken berhasil unggul dengan skor 1-3.
Memasuki babak kedua, Duta Mart FC B tampil lebih agresif dan berusaha mengejar ketertinggalan. Beberapa kali serangan dilancarkan, namun hingga peluit akhir dibunyikan, R3 Porken tetap mendominasi pertandingan dan memastikan kemenangan dengan skor akhir 3-7.
Dengan hasil tersebut, R3 Porken keluar sebagai juara pertama Kebangkitan Futsal Open Tournament. Posisi kedua diraih Duta Mart FC B, sementara Barong Futsal Club menempati peringkat ketiga dan Barong All Star Club berada di posisi keempat.
Dukungan terhadap turnamen ini juga datang dari pihak swasta. Perwakilan PT BISM, Henri Siregar, menilai Kebangkitan Futsal Open Tournament mampu memberikan dampak positif bagi generasi muda di Kubar.
“Kegiatan ini sangat positif karena bisa membangkitkan semangat anak-anak muda untuk aktif di olahraga futsal. Harapannya, turnamen seperti ini bisa terus digelar secara rutin agar lahir bibit-bibit atlet futsal yang potensial,” ujarnya.
Selain itu, dukungan juga disampaikan anggota DPRD Kubar, Rita Asamara Dewi. Ia menilai turnamen futsal tersebut menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga.
“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak muda memiliki ruang untuk beraktivitas secara positif. Olahraga sangat penting untuk membentuk karakter sekaligus menjauhkan generasi muda dari kegiatan yang tidak bermanfaat,” kata Rita.
Sementara itu, pemerintah daerah melalui Kepala Bidang Layanan Kepemudaan Dispora Kubar, Mikael Dodik, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen tersebut. Ia menegaskan Dispora mendukung seluruh cabang olahraga yang memberikan ruang pembinaan bagi generasi muda.
“Kami mendukung semua cabor, termasuk futsal. Turnamen seperti ini penting untuk pembinaan atlet muda. Kami juga mengingatkan para peserta agar selalu menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan,” tutupnya.
Editor: Erwin