Pasalnya, Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (Pengprov PBVSI) Kaltim memastikan 10 daerah yang mengikuti Babak Kualifikasi (BK) bulan lalu di Kutai Barat lolos ke ajang olahraga multievent empat tahunan tersebut.
Hal ini disampaikan Ketua Umum PBVSI Kaltim Ekti Imanuel kepada Korankaltim.com Jumat (2/1/2026) hari ini.
Keputusan meloloskan seluruh peserta tersebut disepakati dalam pertemuan Teknik bersama ofisial dan manajer tim dari masing-masing kabupaten dan kota.
Sejak awal PBVSI Kaltim memang mendorong agar tidak ada daerah yang ditinggalkan. “Pada technical meeting kemarin, kami menyarankan agar semua kabupaten/kota diloloskan. Kemudian kami serahkan sepenuhnya kepada ofisial dan manajer tim. Akhirnya disepakati seperti itu, jadi semuanya lolos,” ujar Ekti.
Untuk mekanisme pertandingan hanya untuk voli indoor, baik putra maupun putri, sementara voli pantai atau voli pasir masih akan dibahas lebih lanjut oleh PBVSI Kaltim.
“Untuk voli pantai masih kami rapatkan apakah perlu BK atau tidak. Soalnya jumlah kabupaten/kota yang ikut masih kurang. Minimal harus ada enam daerah, sementara kalau kita lihat jumlahnya belum mencukupi,” tutup Ekti.
Editor: Aspian Nur