Tampil di final gulat gaya bebas putri kelas 53 kilogram, Mutiara harus mengakui keunggulan atlet berpengalaman Vietnam, Nguyen Thi Xuan, dan berhak membawa pulang medali perak.
Laga puncak tersebut berlangsung sengit sejak awal dan menjadi salah satu pertandingan paling menarik di cabang gulat.
Mutiara, yang berstatus juara bertahan setelah meraih emas pada SEA Games Kamboja 2023, mendapat tantangan berat dari Nguyen Thi Xuan yang dikenal sebagai pegulat senior dengan pengalaman internasional yang panjang.
Sepanjang pertandingan, Mutiara menunjukkan determinasi tinggi dan beberapa kali berupaya membalikkan keadaan melalui serangan bantingan agresif.
Namun, ketenangan serta kematangan taktik yang dimiliki Nguyen Thi Xuan membuat atlet Vietnam itu mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan dan memastikan kemenangan.
Pelatih gulat putri Indonesia, Suryadi Gunawan, memberikan apresiasi atas penampilan anak asuhnya meskipun target mempertahankan medali emas belum tercapai.
Dia menilai capaian Mutiara yang kembali berdiri di podium SEA Games merupakan prestasi yang patut dibanggakan.
“Penampilan Mutiara sangat maksimal. Dari sisi teknik ia mampu mengimbangi lawan, tetapi pengalaman Nguyen Thi Xuan terlihat saat momen-momen krusial,” kata Suryadi saat dikonfirmasi, Kamis (18/12/2025)
“Konsistensi Mutiara meraih medali di dua SEA Games berturut-turut adalah pencapaian luar biasa,” sebutnya.
Lebih lanjut, Suryadi menyebut hasil ini akan menjadi bahan evaluasi penting bagi tim pelatih, mengingat Vietnam masih menjadi rival kuat di kawasan Asia Tenggara.
Meski demikian, ia tetap optimistis terhadap peluang atlet-atlet gulat putri Indonesia lainnya yang masih akan bertanding.
“Perjuangan tim belum selesai. Masih ada pegulat lain yang siap turun, dan kami berharap medali tambahan bisa diraih untuk Indonesia,” tutupnya.
Editor: Erwin