Pertemuan tersebut menjadi momen inspiratif, mengingat Dinny baru saja menorehkan prestasi gemilang dengan mempersembahkan medali emas untuk Indonesia.
Atlet asal Provinsi Banten itu menjadi penyumbang emas ke-14 bagi Merah Putih dari cabang olahraga judo pada pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara tersebut.
Dinny tampil impresif di kelas -57 kilogram putri. Pada partai final yang berlangsung di Rajamangala Auditorium, University of Technology Thanyaburi, Pathum Thani, Dinny berhasil mengalahkan wakil Filipina, Rafael Joemari-Heart.
Sepanjang pertandingan, ia menunjukkan dominasi teknik serta mental bertanding yang kuat hingga memastikan kemenangan mutlak.
Keberhasilan tersebut memiliki makna khusus karena menjadi medali emas pertama Indonesia pada hari pertandingan itu, sekaligus emas perdana dari cabang olahraga judo di SEA Games 2025.
Tim Monev KONI Kaltim yang hadir dalam pertemuan tersebut terdiri atas Rusdiansyah Aras, Husinsyah, Achmad Albed, Tomy Gozali, dan Firmanuddin Djakfar. Mereka menyampaikan apresiasi langsung atas dedikasi dan perjuangan Dinny yang telah mengharumkan nama bangsa.
Selain memberikan ucapan selamat, pertemuan itu juga dimanfaatkan sebagai ajang diskusi ringan dan pertukaran pengalaman. Para anggota tim menyerap nilai-nilai kedisiplinan, kerja keras, serta konsistensi latihan yang menjadi kunci keberhasilan Dinny di level internasional.
“Kami sangat mengapresiasi perjuangan Dinny. Prestasi ini menunjukkan bahwa dengan persiapan matang, disiplin, dan mental juara, atlet Indonesia mampu bersaing dan meraih hasil terbaik,” ungkap Rusdiansyah, Senin (15/12/2025).
Ia menambahkan semangat juang tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet Kaltim, terutama dalam menghadapi agenda besar seperti Pekan Olahraga Nasional (PON).
Kehadiran Tim Monev KONI Kaltim di SEA Games 2025 tidak hanya bertujuan memantau performa kontingen Indonesia, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral dan penghargaan terhadap perjuangan atlet di arena internasional.
Melalui komunikasi langsung dengan atlet berprestasi, KONI Kaltim berharap dapat mengambil pelajaran berharga untuk diterapkan dalam sistem pembinaan olahraga di daerah.
Langkah ini menegaskan komitmen KONI Kaltim dalam mendorong peningkatan prestasi olahraga, baik di tingkat regional maupun nasional, dengan menjadikan keberhasilan atlet nasional sebagai sumber inspirasi dan referensi pembinaan ke depan.
Editor: Erwin