Apresiasi tersebut diberikan dalam bentuk tambahan uang saku sebagai wujud penghargaan atas dedikasi dan prestasi mereka di arena internasional.
Total 36 atlet dan pelatih dari Benua Etam yang berangkat ke Negeri Gajah Putih dan menerima bantuan ini. Mereka diantaranya dari cabang olahraga (cabor) pencak silat yakni Iqbal Chandra Pratama dan Dinda Nuraidha (atlet), serta Muhammad Asdar (pelatih).
Penyerahan dilakukan secara simbolis di Jakarta oleh Sekretaris Dispora Kaltim Sri Wartini didampingi Ketua Umum KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras. Untuk atlet dan pelatih lain akan menerima uang saku di Bangkok.
Tambahan uang saku ini menurut Sri merupakan bentuk kepedulian dan perhatian serius Pemerintah Provinsi Kaltim khususnya dari Gubernur dan Wakil Gubernur Rudy Mas’ud.
“Bantuan uang saku ini disalurkan melalui dana hibah yang kami sampaikan lewat KONI Kaltim, sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan dan prestasi para atlet dan pelatih kita di kancah internasional,” kata Sri kepada Korankaltim.com Kamis (11/12/2025!.
Diharapkan dukungan dana ini dapat menjadi penyemangat sekaligus motivasi bagi atlet dan pelatih agar terus meningkatkan performa dan membawa nama baik daerah di berbagai ajang olahraga bergengsi.
Sementara Rusdiansyah Aras menyebut atlet dan pelatih yang tampil di SEA Games merupakan aset penting bagi masa depan olahraga Kaltim.
“Mereka yang berjuang di SEA Games adalah aset-aset terbaik Kaltim. Fokus kami adalah terus membina dan mempersiapkan mereka untuk mencapai puncak prestasi pada PON 2028 mendatang,” tegas Rusdiansyah.
KONI Kaltim sebut Rusdi berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh terhadap para atlet dan pelatih yang mengharumkan nama daerah di pentas internasional.
Editor: Aspian Nur