Sebanyak 747 anggota kontingen PON dan 105 anggota kontingen Peparnas menerima penghargaan Atlet Berprestasi. Dengan rincian bonus kontingen PON sebesar Rp67,65 miliar dan kontingen Peparnas Rp13,09 miliar. Sehingga total bonus mencapai Rp80,7 miliar.
Gubernur Rudy Mas'ud menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para atlet yang telah mengharumkan nama Kaltim di kancah nasional.
“Pembinaan harus makin terstruktur, fasilitas latihan ditingkatkan, dan pendampingan harus berkelanjutan. Pemprov Kaltim akan terus memberikan perhatian penuh pada dunia olahraga,” tegasnya.
Ia juga memberi tantangan sekaligus motivasi kepada para atlet untuk kembali tampil maksimal pada PON XXII NTT–NTB 2028. “Saya optimistis Kaltim bisa mengulang kejayaan seperti tahun 2008. Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga pembentukan karakter, disiplin, dan persatuan,” tambahnya.
Dalam laporannya, Plt Kadispora Kaltim Muhammad Faisal menyebutkan bahwa penerima bonus terdiri atas atlet, pelatih, official teknik, hingga manajer.
“Untuk atlet peraih medali PON, bonus emas sebesar Rp300 juta, perak Rp175 juta, dan perunggu Rp90 juta,” jelas Faisal. Ia juga menyebutkan tiga cabang olahraga yang berhasil menjadi juara umum. Yakni gulat, hoki, dan layar. (*)