Ajang olahraga pelajar terbesar di Kaltim tersebut diikuti sebanyak 2.236 atlet dari sepuluh kabupaten dan kota.
Meski posisi PPU belum berada di papan atas, pemerintah daerah tetap optimistis peluang untuk naik peringkat masih sangat terbuka.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Andi Singkerru, menyampaikan bahwa capaian sementara ini tidak menggambarkan keseluruhan potensi kontingen PPU. Pasalnya, baru sebagian kecil cabang olahraga yang memulai pertandingan.
“Karena sementara ini yang bertanding baru sedikit, semoga kita bisa memperoleh medali emas,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).
Ia menegaskan, persiapan atlet PPU telah dilakukan secara maksimal. Para pelatih, yang sebagian besar adalah para guru di sekolah, diberikan kelonggaran waktu untuk fokus penuh mendampingi atlet selama masa persiapan.
“Mereka selama ini sudah dimaksimalkan berlatih sebelum pesta Popda ini dilangsungkan. Bahkan para pelatih yang biasanya berasal dari guru itu minta konsentrasi khusus, dan kami izinkan beberapa hari untuk mereka fokus melatih supaya betul-betul maksimal,” katanya.
Menurut Andi, peluang peningkatan peringkat sangat besar karena kemampuan dan pengalaman para atlet PPU sudah terbukti dalam berbagai kejuaraan sebelumnya.
“Memang untuk memaksimalkan itu tinggal bagaimana daya juang mereka, kemudian semangat mereka untuk bisa bangkit dan meraih prestasi. Iya, mungkin saat ini kita masih di peringkat sembilan, tapi Insyaallah bisa naik ke peringkat lima karena itu sangat berpotensi. Atlet-atlet kita juga banyak berprestasi,” tuturnya.
Diketahui, jumlah atlet yang berpartisipasi dalam kejuaraan yakni dari PPU 286 orang, Paser 291 orang, Balikpapan 322 orang, Samarinda 348 orang, Berau 159 orang, Bontang 254 orang, Mahakam Ulu 57 orang, Kutai Kartanegara 274 orang, Kubar 70 orang, dan Kutim 193 orang.
Kegiatan Popda tahun ini berlangsung selama tujuh hari, mulai dari 20 hingga 27 November 2025.
Editor: Erwin