Kegiatan yang berlangsung hingga 9 November 2025 ini menjadi ajang penting bagi pembinaan sekaligus seleksi atlet terbaik untuk menghadapi Porprov VIII Kaltim tahun 2026 di Kabupaten Paser.
Untuk Kejurprov Junior dijadwalkan berlangsung selama dua hari, sementara BK Porprov digelar selama empat hari.
Ketua IWbA Kaltim, Hasbar Mara menyampaikan bahwa pelaksanaan dua agenda besar ini memiliki makna strategis dalam pengembangan prestasi woodball di Bumi Etam.
“Tujuannya yang pertama sebagai ajang pembinaan dan peningkatan prestasi atlet woodball Kaltim sejak usia dini. Kedua, sebagai sarana seleksi atlet-atlet terbaik untuk mewakili daerah pada Porprov VIII tahun 2026 di Kabupaten Paser,” kata Hasbar.
Lanjutnya, ajang ini juga menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan antarpengurus, pelatih, dan atlet dari berbagai kabupaten/ kota di Kaltim.
“Yang utama dari kegiatan ini adalah menjalin silaturahmi serta mempererat persaudaraan antara atlet, wasit, pelatih, dan pengurus kabupaten/kota,” tambahnya.
Hasbar mengaku, total terdapat 219 atlet yang berpartisipasi dalam kedua kegiatan tersebut.
Pada pembukaan kali ini para peserta yang hadir merupakan atlet yang mengikuti Kejurprov Junior. Sementara itu, peserta dari BK Porprov akan bergabung dalam beberapa hari ke depan.
Dengan semangat kebersamaan dan sportivitas, IWbA Kaltim berharap melalui ajang ini akan lahir atlet woodball muda potensial yang mampu membawa nama Kaltim bersinar di tingkat nasional.
Editor: Erwin