Acara pelepasan berlangsung di Halaman KONI Kaltim, Jalan Kesuma Bangsa, Samarinda, Rabu (8/10/2025), dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, didampingi Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras.
Dalam laporannya, Rusdiansyah menjelaskan, keikutsertaan Kaltim dalam PON Bela Diri 2025 di Kudus memiliki makna strategis sebagai ajang pematangan dan evaluasi menuju PON XXI tahun 2028 di NTB dan NTT.
Menurutnya, cabang olahraga (cabor) bela diri selama ini menjadi lumbung medali utama bagi Kaltim dan pada PON di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) sedikitnya 65 persen dari total 30 medali emas Kaltim disumbangkan dari cabor tersebut.
“Karena itu, partisipasi Kaltim di PON Bela Diri ini menjadi momentum penting untuk memperkuat fondasi prestasi menuju PON selanjutnya,” ujar Rusdi.
Kaltim akan menurunkan kekuatan penuh dengan 156 atlet, 43 pelatih, dan 10 ofisial, sehingga total 209 orang akan berjuang di Kudus.
Mereka akan berkompetisi dalam 10 cabang olahraga bela diri dengan 154 nomor tanding, meliputi kempo, ju-jitsu, gulat, pencak silat, judo, wushu, taekwondo, tarung derajat, karate, dan sambo.
Rusdi berharap, seluruh atlet dapat menunjukkan semangat juang tinggi, menjaga sportivitas, serta menjadikan PON Bela Diri ini sebagai ajang pembuktian dan pematangan mental menuju prestasi puncak.
“Semangat terus berjuang, atlet Kaltim. Bawalah harum nama Benua Etam,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji dalam arahannya menegaskan Pemprov Kaltim menaruh harapan besar terhadap para atlet yang akan berlaga di Kudus.
Dengan kekuatan 154 atlet yang dikirim, ia optimistis Kaltim mampu menembus tiga besar nasional pada PON Bela Diri kali ini.
“Kontingen bela diri ini adalah tulang punggung perolehan medali Kaltim. Maka kami berharap besar agar prestasi di Kudus bisa lebih baik lagi,” ujarnya.
Seno juga mengingatkan para atlet untuk menjaga kondisi fisik dan mental menjelang pertandingan, mengikuti arahan pelatih, dan menghindari cedera sebelum turun bertanding.
Ia turut mengingatkan kondisi di Kudus yang merupakan kota kecil, sehingga fasilitas akomodasi terbatas.
Namun, ia yakin KONI Kaltim telah menyiapkan semua kebutuhan kontingen dengan baik.
“Mulai dari training center, pelatihan, kejuaraan pra-tanding, hingga perlengkapan seperti jersey, sepatu, dan jaket sudah disiapkan. Jaket kontingen kali ini menurut saya paling bagus, warnanya sejuk dan berwibawa,” puji Seno.
Di akhir sambutannya, Seno Aji secara resmi melepas kontingen PON Bela Diri Kaltim menuju Kudus, seraya berharap para atlet dapat membawa pulang prestasi terbaik untuk daerah.
“Dengan mengucap bismillah, kontingen PON Bela Diri Kaltim resmi saya berangkatkan. Selamat berjuang, harumkan nama Kaltim,” tutupnya.
Editor: Erwin