Dua medali datang dari nomor compound perorangan putri, di mana atlet Kaltim sekaligus wakil Indonesia sukses menempatkan diri di dua podium sekaligus.
Rohani Sephia Hatta tampil dominan dan merebut medali emas, sementara rekannya Nola Aprilia berhasil membawa pulang medali perunggu.
Tambahan medali ketiga dipersembahkan oleh Rafga Abdillah yang turun di nomor recurve perorangan putra. Ia finis di posisi kedua dan berhak atas medali perak.
Pelatih panahan Kaltim, Harmaji, menegaskan capaian ini baru langkah awal. Pasalnya, raihan medali tersebut didapat dari babak kualifikasi yang sejatinya berfungsi menentukan peringkat sebelum masuk ke fase aduan.
Namun, berbeda dengan kejuaraan lain, di ajang Borneo Games medali kualifikasi tetap dihitung resmi.
“Ini baru kualifikasi, jadi sebenarnya untuk menentukan ranking di babak aduan. Tapi di Borneo Games, hasil kualifikasi juga dihitung medali. Jadi alhamdulillah atlet kita sudah bisa mengamankan emas, perak, dan perunggu,” jelas Harmaji, Kamis (25/9/2025).
Lebih lanjut, ia menilai persaingan di sektor compound putri masih cukup ketat, terutama dari kontingen tuan rumah Malaysia.
Namun, berbeda dengan kejuaraan nasional, Harmaji mengaku sulit memetakan kekuatan lawan karena minim informasi sebelum pertandingan.
“Kalau di dalam negeri biasanya kita sudah tahu peta kekuatan lawan dari provinsi mana. Tapi di sini agak sulit, meskipun sejauh ini Malaysia masih menjadi pesaing terberat,” ujarnya.
Mengenai kondisi pertandingan, Harmaji menyebut cuaca di Kuching relatif mirip dengan Kaltim. Meski angin di arena cukup kencang, ia menilai hal itu tidak terlalu mengganggu performa anak asuhnya.
“Venunya luar biasa bagus. Hanya memang jarak penginapan ke arena agak jauh, sekitar 20 menit. Untungnya tidak ada macet atau banjir, jadi masih nyaman untuk mobilisasi,” kata Harmaji sambil berkelakar.
Usai menyelesaikan babak kualifikasi, tim panahan Kaltim akan melanjutkan perjuangan pada babak aduan kategori perorangan dan penyisihan beregu.
Sementara itu, babak final dijadwalkan berlangsung pada Minggu (28/9/2025) mendatang.
Dengan raihan awal tiga medali ini, tim panahan Kaltim optimistis bisa menambah koleksi prestasi dan memperkuat posisi Indonesia di ajang olahraga bergengsi se-Borneo tersebut.
Editor: Erwin