Menurutnya, Musprov merupakan kewajiban organisasi yang harus dilaksanakan sebagai bentuk regenerasi dan penataan program kerja. “Organisasi kalau masa baktinya sudah selesai, maka musyawarah harus dilaksanakan. Malam ini Alhamdulillah bisa terlaksana sesuai amanat AD/ART,” kata Ego.
Semangat PDBI kabupaten/kota yang tetap aktif meski cabang olahraga (cabor) drum band tidak dipertandingkan di PON maupun Babak Kualifikasi (BK) PON sebelumnya juga diapresiasi.
Kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat pembinaan di daerah. “Buktinya, ketika dipanggil dua, yang hadir malah empat sampai lima. Ini menunjukkan PDBI kabupaten/kota tetap bergairah. Tidak dipertandingkan di PON bukan halangan untuk tetap berprestasi,” tegas Ego.
Drum band sendiri dipastikan dilombakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kaltim 2026 di Kabupaten Paser.
Hasil komunikasi KONI Kaltim dengan Sekda dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Paser memastikan cabor drum band masuk agenda resmi Porprov. “Insya Allah di Porprov 2026 nanti drum band pasti dimainkan. Bahkan pembukaan Porprov di Paser akan menampilkan marching band sebagai salah satu atraksi utama,” katanya.
Di akhir sambutan, Ego menegaskan komitmen KONI Kaltim untuk mendukung penuh langkah PDBI agar terus eksis dan maju.
“Siapapun yang terpilih nanti, KONI Kaltim berharap drumband tetap berkembang, semakin baik, dan tetap eksis di masa depan,” tutupnya.
Editor: Aspian Nur