Kepada media saat pembukaan hari ini, Pangdam VI/Mulawarman Mayjend TNI Rudy Rachmat Nugraha menjelaskan, kejuaraan ini digelar untuk memperingati HUT ke-80 TNI dengan 2.775 atlet berlaga dari 13 provinsi serta 101 kontingen klub, dojo, serta satuan TNI-Polri.
“Alhamdulillah hari ini kami bisa membuka turnamen dengan peserta luar biasa, hampir 2.800 orang dari 13 provinsi," kata Rudy.
Ke-13 Provinsi yang ikut antara lain Sumatera Utara, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Papua Barat.
Turnamen karate ini bukan sekadar pertandingan, melainkan juga wadah pembinaan prestasi, karakter, dan semangat kebersamaan.
"Tujuan pertama tentu memperingati HUT TNI, yang kedua kami ingin mengembangkan olahraga karate agar semakin berprestasi sekaligus mencari bibit muda yang nantinya bisa naik ke level nasional bahkan internasional,” ucap Rudy lagi.
Ada 1.622 medali serta total uang pembinaan sebesar Rp196 Juta yang diperebutkan para karateka dengan hadiah juara umum Rp30 Juta, juara II Rp20 Juta, juara III Rp15 Juta serta hadiah khusus Best of the Best Komite hingga Rp10 Juta.
Selain menggelar pertandingan karate, ajang ini juga diramaikan dengan kegiatan sosial dan seperti donor darah, sunatan massal, dan gerakan pangan murah bersama Badan Urusan Logistik (Bulog).
Kodam VI/Mulawarman juga memberikan ruang bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM) Lokal. Ada 40 stan UMKM disiapkan, mereka menampilkan kuliner, kerajinan, dan produk kreatif, serta kegiatan sosial
“Kami ingin turnamen ini semakin dekat dengan masyarakat, jadi selain menyaksikan pertandingan, warga juga bisa menikmati suasana festival mereka juga bisa berbelanja di stan UMKM, dan ikut kegiatan sosial yang bermanfaat,” tutup Rudy.
Editor: Aspian Nur