Kejuaraan ini diikuti oleh puluhan atlet yang berasal dari berbagai perguruan silat se-Kabupaten Paser. Hasilnya, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Paser tampil mendominasi dan berhasil meraih juara umum setelah mengumpulkan 16 medali emas, dua perunggu dan lima perak.
Ketua IPSI Kabupaten Paser, Basri Mansur, menyatakan bahwa kejuaraan yang digelar menjelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia (RI) ini merupakan upaya untuk melestarikan warisan leluhur bangsa.
“Pencak silat menjadi salah satu warisan leluhur yang perlu untuk terus dilestarikan, salah satu caranya melalui berbagai event yang bisa diikuti oleh setiap perguruan pencak silat,” ucapnya kepada Korankaltim.com, Minggu (3/8/2025).
Agenda tersebut juga dilaksanakan sebagai persiapan terhadap atlet Kabupaten Paser untuk mengikuti Pekan Olahraga Daerah (Popda) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada Oktober 2025 mendatang.
“Ini menjadi salah satu persiapan kami untuk mengikuti kegiatan Popda Kaltim, Oktober nanti,” terangnya.
Sementara itu, Ketua PSHT Cabang Paser, Waan menjelaskan prestasi yang diraih merupakan bentuk keberhasilan bersama, baik pemerintah maupun masyarakat Kabupaten Paser.
“Keberhasilan yang dapat diraih, merupakan bentuk hasil dari usaha yang bersinergi baik dengan pemerintah maupun bersama masyarakat,” ucap Mas Waan sapaan Akrabnya.
PSHT Cabang Paser akan terus mendukung program IPSI Kabupaten Paser untuk meningkatkan prestasi pencak silat, terutama di pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (Popda) Provinsi Kaltim.
“Melalui atlet serta pelatih yang dan tentu kami akan terus berupaya untuk mendukung program IPSI Kabupaten Paser dan memajukan nama Kabupaten Paser dengan prestasi yang gemilang,” pungkasnya.
Editor: Erwin