Di lapangan tersebut pemain-pemain dari Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Timur (Kutim), Balikpapan dan tuan rumah Samarinda bersaing untuk menjadi yang terbaik pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Rugby Kalimantan Timur yang pembukaannya secara resmi dilakukan Sabtu (26/7/2025) hari ini.
Ketua Panitia Pelaksana Kejurprov Rugby Yudhi Pradana Putra menyebut ajang ini mempertandingkan dua kelompok usia yaitu kategori junior dan senior.
Meski Kaltim memiliki enam pengurus cabang rugby namun Bontang dan Berau belum dapat berpartisipasi karena kendala anggaran. "Kegiatan ini juga bisa menjadi ajang pemanasan sebelum babak kualifikasi Porprpov (Pekan Olahraga Provinsi)," ujar Yudhi.
"Setelah ini kami fokus pada kejurnas terlebih dahulu, baru kemudian menyiapkan babak kualifikasi Porprov serta pembentukan pengurus cabang di Paser," imbuhnya.
Selain pertandingan, panitia juga mengundang sejumlah Sekolah Sepak Bola (SSB) untuk menyaksikan langsung aksi para pemain rugby junior.
"Ini juga bagian dari sosialisasi, agar mereka tahu seperti apa perbedaan permainan dan aturan antara kategori junior dan senior. Untuk senior sudah menggunakan sistem tekel, sedangkan junior masih memakai sistem tag (tek)," tambahnya.
Wakil Ketua KONI Kaltim Ego Arifin membuka kejuaraan ini mewakili Ketua Umum KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras. Ego menyebut pentingnya kejurprov ini sebagai sarana regenerasi setelah medali perak pada PON 2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).
"Siapa yang akan menggantikan para senior yang kemarin meraih medali? Pasti ada di antara kalian di sini. Kalian adalah penerus yang harus bersiap sejak dini," ujar Ego menyemangati para pemain muda.
Rugby akan menjadi satu dari beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan di Porprov 2026 di Paser dan pemerintah setempat sudah menyiapkan lapangan yang representatif, meski masih dalam proses penyelesaian dan terdapat kendala administratif terkait sertifikat.
"Sudah saya sampaikan ke Paser kalau rugby tidak bisa lagi dikesampingkan seperti di Porprov sebelumnya. Rugby telah memberi kontribusi nyata bagi Kaltim," tegas Ego.
Ego juga menyampaikan harapan agar dari ajang ini akan lahir pemain-pemain terbaik yang nantinya bisa mewakili Kaltim di level nasional.
Editor: Aspian Nur