Turnamen yang akan berlangsung hingga 21 Juni mendatang ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan atlet usia muda di Kaltim.
Ketua Panitia Pelaksana, Rasman Rading menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sesuai Instruksi Presiden RI tahun 2019 tentang percepatan pembangunan sepak bola nasional, surat edaran PSSI mengenai kalender kompetisi 2024–2026 serta program kerja Dispora Kaltim di bidang peningkatan prestasi olahraga.
“Kejuaraan ini bertujuan untuk mengukur kemampuan atlet, menambah jam terbang, mempererat semangat persaudaraan, serta membentuk karakter dan mental tanding mereka,” ujar Rasman.
Lanjutnya, ajang ini juga menjadi sarana seleksi atlet dari klub dan SSB di kabupaten/kota se-Kaltim untuk mewakili provinsi di tingkat nasional, yang dijadwalkan berlangsung Agustus atau September.
Dalam turnamen ini diikuti 20 tim yang berasal dari berbagai kabupaten/kota. Total hadiah yang diperebutkan sebesar Rp100 juta.
“Hadiah ini diharapkan bisa mendukung pembinaan dan persiapan menuju kejuaraan tingkat nasional,” pungkasnya.
Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, menyampaikan apresiasi kepada Dispora Kaltim sebagai penyelenggara kegiatan.
Ia menyebut ajang ini sebagai investasi jangka panjang untuk pembinaan atlet menuju PON mendatang di NTB dan NTT.
“Peserta U-13 dan U-15 ini bisa kita bina hingga tiga tahun ke depan agar menjadi kekuatan baru sepak bola Kaltim di PON nanti. Ini langkah konkret untuk regenerasi atlet,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim, Agus Hari Kesuma, yang mewakili Gubernur Kaltim, berpesan kepada para atlet muda agar menjaga disiplin dan semangat berlatih demi meraih prestasi tinggi.
“Kalian adalah generasi penerus sepak bola Kaltim, bahkan Indonesia. Disiplin adalah kunci. Jangan hanya jago di usia muda, tapi lemah di U-20. Kami ingin kalian tetap konsisten dan punya mental juara,” tegas Agus dalam sambutannya.
Ia mengingatkan pembinaan olahraga harus dimulai sejak usia dini dan harus ditopang oleh kompetisi yang berkelanjutan.
“Kami percaya kompetisi seperti ini menjadi panggung bagi pemain muda untuk mengasah kemampuan teknis, menumbuhkan semangat pantang menyerah, serta membentuk karakter,” ujarnya.
Turnamen Soeratin U-13 dan U-15 ini diharapkan tak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga mampu melahirkan talenta-talenta unggul yang bisa mewakili Kaltim di kancah nasional bahkan internasional.
Editor: Erwin