Ketua Futsal Kaltim, Adnan Faridhan menyebut pihaknya telah mendapatkan konfirmasi terkait cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada PON NTB–NTT.
“Alhamdulillah, futsal dipertandingkan. Jadi, otomatis kami siap mempertahankan emas kami. Untuk persiapannya, kami lihat di Porprov,” kata Adnan, Minggu (22/6/2025).
Meski telah menyusun kekuatan, Adnan menyebut bahwa atlet yang akan bertanding di Porprov yang berlangsung di Kabupaten Paser pada 2026 mendatang berasal dari berbagai daerah di Kaltim.
Sehingga pihaknya tidak membidik tim terbaik, tetapi pemain yang terbaik. Sehingga mereka melihat permainan dari satu per satu atlet.
“Kalau tim yang juara di Porporv otomatis dapat porsi lebih untuk melaju ke PON. Tapi nanti itu keputusannya tetap pada pelatih,” bebernya.
Adnan juga mengkonfirmasi pada Porprov di Paser, pihaknya sudah mempunyai pelatih untuk tim PON Nusa Tenggara. “Jadi nanti dia sekaligus scouting di situ. Tidak perlu repot lagi,” lanjutnya.
Usai scouting di tahun depan, maka di tahun 2027 pihaknya bisa fokus bersiap untuk menuju PON, sehingga jangka persiapan dari futsal sendiri sudah satu tahun.
“Kemudian di 2028 pelaksanaan PON, jadi mudah-mudahan pada saat persiapan satu tahun itu bisa matang dan maksimal,” tegasnya.
Meski miliki persiapan yang panjang, Adnan mengaku pasti akan ada tantangan pada perjalanannya nanti, Sebab, satu emas di PON XXI/2024 lalu di Aceh dan Sumatra Utara (Sumut), akan sulit dipertahankan, ketimbang digapai.
“Semua mata nanti di PON, pasti akan melihatnya ke Kaltim. Jadi mereka pasti akan berusaha keras untuk mengalahkan Kaltim. Semangat mereka bertemu Kaltim dua kali lipat. Kami juga harus empat kali lipat,” pungkasnya.
Editor: Erwin