Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Rasman Rading PPLM ditujukan sebagai lanjutan pembinaan bagi atlet-atlet yang sebelumnya menempuh jalur pembinaan seperti PPLP, SKOI maupun SPOBDA, dan kini sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
“Program ini dirancang untuk mewadahi atlet-atlet potensial dari PPLP, SKOI, hingga SPOPDA,” ujar Rasman kepada Korankaltim.com, Selasa (3/6/2025).
Meski begitu, Rasman mengakui PPLM masih dalam tahap perencanaan awal dan pelaksanaannya bergantung pada kesiapan anggaran.
“Sekarang masih kita rancang. Harapannya, tahun depan anggarannya tersedia dan bisa segera dijalankan,” tambahnya.
Inisiatif ini juga ditujukan untuk menjembatani kekosongan pembinaan yang kerap terjadi saat atlet memasuki masa kuliah. Banyak di antara mereka yang kehilangan arah pembinaan meskipun memiliki rekam jejak prestasi selama SMA.
“Banyak atlet bagus yang akhirnya tak terpantau lagi karena tidak ada wadah setelah lulus. Padahal, prestasinya cukup menjanjikan. Kalau ada niat melanjutkan ke perguruan tinggi, kita siap bantu fasilitasi,” jelasnya.
Rasman menekankan bahwa program ini akan menyasar atlet dengan prestasi tingkat nasional, bukan yang baru berkiprah di level daerah.
“Kami prioritaskan atlet yang punya prestasi nasional. Kalau cuma level kabupaten, tentu belum bisa,” tegasnya.
Dengan hadirnya PPLM, Dispora Kaltim berharap proses pembinaan atlet tetap berlanjut meskipun terjadi transisi ke dunia perkuliahan sehingga mampu mencetak lebih banyak atlet andalan yang mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional.
Editor: Erwin