Agenda tersebut adalah penetapan Kabupaten Kutai Barat sebagai anggota baru mereka serta rencana kompetisi Piala Soeratin U-15 dan U-17.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua Asprov PSSI Kaltim Syafruddin Duntu pada kongres yang dihadiri 10 perwakilan pengurus asosiasi kota dan kabupaten (Askot/Askab) PSSI se-Benua Etam.
“Mereka (Askot/Askab) mempunyai kewajiban menyampaikan masukan-masukkan dalam kongres ini. Sekarang mereka dulu yang menggelar kongres, kemudian Asprov terakhir baru PSSI pusat,” papar Syafruddin.
Selain dua agenda utama itu, ada beberapa regulasi yang disampaikan kepada Askot/Askab. “Terkait tugas dan kewajiban mereka pada kongres tahunan,” tegasnya.
Untuk persiapan Pra Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan Porprov, Syafruddin menyebut akan membahas usai pelaksanaan kongres.
Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras yang hadir pada acara itu meyakini PSSI Kaltim mampu berprestasi. “Pada PON lalu, kami mendapatkan 29 medali emas. Dari raihan itu, PSSI memberikan sesuatu yang luar biasa, melalui futsal dia memberikan satu medali emas,” tegas Rusdi.
Rusdi juga berharap raihan ini bisa terus dipertahankan pada pelaksanaan PON XXII/2028 di Nusa Tenggara Timur – Nusa Tenggara Barat (NTT-NTB) mendatang.
Editor: Aspian Nur