Ketua KONI Mamuju Hanafi mengatakan mereka datang untuk bersilaturahmi sekaligus membicarakan perkembangan olahraga ke depan.
“KONI Sulbar mau berkunjung kesini dan saya duluan mengatur janji. Setelah sepakat baru dari KONI Sulbar menyusul datang ke Samarinda,” ungkap Hanafi.
Dari kunjungan ini ingin melihat bagaimana perkembangan olahraga di Benua Etam yang diharapkan bisa diadopsi untuk dibawa ke Sulbar.
Untuk kedatangan KONI Sulbar akan membandingkan bagaimana perkembangan, pola latihan hingga pembinaan olahraga yang ada di Kaltim dan ditempat mereka.
“Kami juga melihat, bagaimana program dari olahraga di Kaltim, kemudian kita bawa ke Sulbar nantinya,” bebernya.
Selain itu KONI Sulbar ingin mempersiapkan atlet jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hal yang paling dekat adalah menatap Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) kedepan. “Porprov dulu, terkait bagaimana persiapan-persiapannya di Kaltim supaya kami bisa membandingkan ke Sulbar,” sebut Hanafi.
Di Sulbar sendiri sudah ada 38 cabang olahraga (cabor) dengan andalan adalah cabor dayung dan sepak bola. Berkuda juga masuk jajaran cabor andalan, mesti tak sekuat dayung dan sepak bola. Maka dari itu, mereka juga ingin padukan lagi dengan cabor-cabor andalan di Kaltim.
“Cabor mana yang menonjol di Kaltim akan kami bawa ke Sulbar nantinya,” imbuhnya.
Pria yang menjabat ketua KONI Mamuju sejak 2021 itu akan melaporkan hasil kunjungan ke KONI Sulbar, dilanjutkan dengan rapat internal dan kunjungan kembali akan diagendakan.
Editor: Aspian Nur