Hal ini diketahui berdasarkan surat yang diterima Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Kalimantan Timur Senin (10/2/2025) lalu yang menyebut kedatangan karateka muda dari Brunei sebagai persiapan menghadapi Southeast Asian Karate Federation Championship (SEAKF) dan SEA Games 2025.
Sekretaris Jenderal Brunei Darussalam National Karate-Do Federation (BDNOC) Hajah Malai Jefferydean bin Haji Malai Mohammed menandatangani surat tersebut yang poinnya mereka tertarik untuk mengirimkan atlet menimba ilmu di DBON Kaltim lewat latihan bersama.
Terkait hal itu, Kepala Pelaksana Sekretariat DBON Kaltim Zairin Zain mengapresiasi rencana tersebut dan menganggapnya sebagai pengakuan atas eksistensi serta prestasi DBON Kaltim selama ini.
"Kami menyambut positif kedatangan atlet karate dari Brunei Darussalam. Ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas program latihan, dengan harapan bisa mencapai prestasi lebih tinggi, termasuk di level Olimpiade," kata Zairin.
Diketahui DOD Kaltim selama ini dikenal sebagai pusat pembinaan atlet yang telah melahirkan banyak prestasi di berbagai kejuaraan nasional maupun internasional. Ada tujuh cabang olahraga yang atletnya masuk di asrama Akademi DOD Kaltim yaitu panahan, menembak, angkat besi, taekwondo, karate, pencak silat dan balap sepeda.
Selain menjadi ajang persiapan untuk SEAKF dan SEA Games, latihan bersama ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara Brunei Darussalam dan Indonesia, khususnya dalam bidang olahraga karate.
“Dengan kerja sama ini diharapkan kedua negara dapat saling bertukar pengalaman dan meningkatkan kualitas atlet mereka,” harap Zairin.
Editor: Aspian Nur