Ketua KONI PPU, Arpan, mengatakan bahwa hingga kini masih banyak pelatih yang belum memiliki sertifikat. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kualitas olahraga dan mempersiapkan diri menghadapi event-event besar, pelatih diharus memiliki sertifikat.
“Dengan adanya pelatih fisik yang bersertifikat, diharapkan kualitas olahraga di PPU dapat meningkat,” ungkapnya usai kegiatan, Kamis (31/1/2025).
Melalui pelatihan fisik ini, KONI PPU menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelatihan, dan mengharapkan semua pelatih fisik untuk terus mengembangkan diri demi kemajuan olahraga.
“Ini adalah bentuk keseriusan kami bersama KONI Kaltim dalam mengembangkan kegiatan olahraga,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras, menjelaskan bahwa berdasarkan pengalaman pada beberapa event nasional sebelumnya, para atlet di Kaltim tidak kalah dalam hal keterampilan, namun tertinggal dalam aspek fisik.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para atlet di Kaltim dapat memiliki fisik yang lebih unggul, dengan dukungan pelatih yang bersertifikat.
“Nantinya, pelatih yang mengikuti pelatihan ini akan mendapatkan sertifikat, namun ada kategori layak dan tidak layak. Hasilnya akan kami sampaikan ke Ketua KONI PPU,” ujarnya.
Ke depan, semua cabang olahraga di Kaltim diharapkan memiliki pelatih yang layak dan bersertifikat nasional.
Editor: Erwin