Kedatangan anak-anak calon atlet berprestasi masa depan berjumlah belasan dari Kota Tepian itu disambut pushbiker tuan rumah yang dipimpin Dewan Pembina Pushbike Tenggarong Aji Ades didampingi pelatih Bayu Rejihan di Halaman Museum Mulawarman, Tenggarong.
“Alhamdulillah kemarin kami kedatangan tamu yaitu Tim Privateer Tanpa Pedal Samarinda, selain silaturahmi kami juga latihan bersama di halaman Museum Mulawarman,” kata Ades kepada Korankaltim.com, Minggu (19/1/2025).
Sebagai informasi olahraga pushbike dalam perkembangannya kini sangat digandrungi oleh anak-anak usia dini dan didukung orangtua masing-masing karena mereka bisa menghabiskan waktunya dengan hal positif sehingga mampu mengurangi ketergantungan anak-anak terhadap gawai atau handphone.
Pushbike, atau yang sering disebut juga balance bike, pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada tahun-tahun terakhir. Meskipun awalnya mungkin hanya dikenal di kalangan pecinta sepeda yang serius, pushbike dengan cepat mendapatkan popularitas di kalangan orang tua yang mencari cara aman dan menyenangkan untuk mengajarkan anak-anak mereka bersepeda.
Pushbike adalah sepeda yang dirancang tanpa pedal. Sebaliknya, anak-anak menggunakan kakinya untuk mendorong dan mengontrol gerakan sepeda. Konsep dasar pushbike adalah membantu anak-anak mengembangkan keterampilan keseimbangan sebelum mereka beralih ke sepeda dengan pedal.
Meskipun konsep pushbike mungkin terdengar baru bagi sebagian orang, penerimaan terhadapnya di Indonesia sangat positif.
Orangtua menyadari manfaat pentingnya untuk membantu anak-anak mereka menguasai keterampilan keseimbangan sejak dini dan pushbike menjadi solusi yang populer.
Ades berterima kasih kepada siapa saja yang turut mendukung perkembangan olahraga ini diantaranya Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum Mulawarman.
“Kami tentunya berterima kasih kepada UPTD Museum Mulawarman karena sudah memfasilitasi kegiatan latihan di halaman museum, semoga Pushbike Kota Raja terus eksis dan mampu berprestasi di ajang-ajang resmi,” harap Ades.
Editor: Aspian Nur