Harapan satu-satunya mendapatkan emas kelas sabel gagal didapatkan atlet anggar Benua Etam yang kalah di partai puncak saat menghadapi tuan rumah Aceh dengan skor tipis 45/40 Senin (16/9/2024) hari ini.
Pelatih anggar Kaltim Jainuddin mengaku jika melihat pertandingan yang sudah berjalan, atletnya memang sudah berjuang semaksimal mungkin. “Tetap kami syukuri hasil yang ada sekarang, medali perak hasil dari jerih payah mereka semua,” kata Jainuddin.
Hanya meraih medali perak keluar dari target yang diberikan Pengurus Provinsi Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Pengprov Ikasi) Kalimantan Timur kepada KONI Kalimantan Timur.
Manajer anggar Kaltim Muslimin menyampaikan rasa terima kasih atas perjuangan atletnya yang sudah berjuang semaksimal mungkin. “Semua menyaksikan perjuangan atlet yang sungguh luar biasa dan hasilnya kami kalah dari tuan rumah,” kata Muslimin.
Meski pulang membawa perak, Muslimin mengaku bangga, karena melihat permainan atletnya sangat baik di lapangan.
“Pada masyarakat Kaltim kami juga meminta maaf karena belum bisa mewujudkan target medali emas,” ucap Muslimin.
Editor: Aspian Nur