Pelatih Sambo Kaltim Riyandi Febrico menyebut kondisi para atlet sebenarnya sudah dipuncak namun masih ada masalah terkait dengan berat badan.
“Sebenarnya kalau PON dimainkan besok juga kami sudah siap, tetapi masih ada masalah terkait berat badan. Kalau kondisi sudah fit sebetulnya, tapi karena cuaca ya masih naik turun,” ujar Rico, sapaan akrab Riyandi Febrico kepada Korankaltim.com Senin (26/8/2024).
Masih ada waktu dua pekan lagi menuju pesta olahraga multieven tingkat nasional tersebut dan Rico berharap semua masalah bisa selesai terutama terkait berat badan.
Rico sudah mengajukan makanan diet kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim namun tidak dikabulkan.
“Makanan yang ada sebenarnya mencukupi untuk diet dengan kondisi yang ada. Atlet beratnya ada yang kelebihan enam kilo, sekitar empat atlet, lainnya aman. Tidak ada lagi yang cedera, semua sudah pemulihan,” jelasnya.
Berangkat ke Sumatera Utara pada 13 September, tim sambo Kaltim bakal bertanding di Langkat 15-21 September mendatang. Ada 13 atlet didampingi 4 pelatih dan 1 manajer.
“Kami bermain di dua gaya, nomornya sama seperti cabang olahraga bela diri lainnya,ada berat badan tapi dua kategori combat dan sport. Combat itu full pukul dengan tending banting, tapi kalau sport khusus bantingan saja,” imbuhnya.
Sambo menargetkan dua emas di PON mendatang setelah berhasil menyabet empat emas pada Babak Kualifikasi (BK) PON 2023 lalu.
Editor: Aspian Nur