Ketua Pengprov Ikasi Kaltim Muslimin menuturkan, selain ajang pembinaan kejurprov tersebut juga sebagai seleksi atlet mengikuti kejurnas pada November mendatang di Jakarta, mereka yang juara 1-4 akan diberikan TC di Samarinda sehingga persiapan bisa lebih matang.
“Kami ingin mereka benar-benar siap untuk bertanding di kejurnas nanti, karena ini juga sebagai seleksi atlet yang nantinya akan wakili Indonesia ke Asian Games 2018 dan kami optimis dari Kaltim akan ada yang lolos melihat dari hasil kejurprov ini. Sehingga kedepanya prestasi tim anggar Kaltim di nasional bisa tetap dipertahankan,” ungkapnya.
Muslimin menegaskan hal tersebut menjadi tanggung jawab pengurus yang baru karena tak lama lagi dirinya akan dimisioner. Kepengurusan yang baru nanti diharapkan dapat melakukan evaluasi secara keseluruhan apa yang masih menjadi kendala dan kekurangannya dalam mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi tersebut.
“Apalagi perjuangan menuju PON 2020 di Papua jelas akan lebih berat, sehingga program pembinaan harus berkesinambungan dan saya berharap ketua yang baru nanti bisa untuk melakukan terobosan-terobosan baru dalam hal peningkatan prestasi atlet,”pungkasnya.
Sementara Ketua KONI Kaltim Zuhdi Yahya mengatakan, anggar adalah salah satu cabor yang diunggulkan saat perhelatan PON 2016 lalu di Jawa Barat, terbukti mereka berhasil menyumbangkan 1 medali emas untuk Benua Etam.
“Kami berharap ini menjadi tolak ukur kedepannya untuk bisa lebih meningkatkan lagi prestasinya, karena menjadi sejarah bagi anggar Kaltim sejak mengikuti PON 2004 ini pertama kalinya meraih emas dan memang perjuangnya mereka itu tidak mudah ada tahapan yang harus mereka lalui hingga mencapai prestasinya saat ini,” ungkapnya.
Apalagi saat ini diakuinya untuk fasilitas yang diberikan kepada atlet sudah memadai berbeda dengan saat 2004 lalu, dimana harus meminjam senjata dan saat mendekati PON ternyata patah. “Nah, dengan fasilitas yang ada ini untuk para atlet diharapkan memanfaatkan semaksimal mungkin, ya caranya dengan berlatih yang giat dengan begitu prestasi yang diharapkan bisa tercapai bahkan lebih ditingkatkan yang kemarin 1 emas bisa menjadi 2 emas, itu harapan kami,” pungkasnya.
Untuk diketahui pada gelaran kejurprov tersebut untuk peta kekuatan se-Kaltim masih didominasi oleh atlet Samarinda dengan raihan 8 emas, 2 perak dan 6 perunggu yang disusul oleh Balikpapan 2 emas, 1 perak dan 3 perunggu serta diposisi ketiga Kukar dengan torehan 1 emas, 5 perak dan 6 perunggu. (rgn)