Dalam setiap penyelenggaraan pesta olahraga multievent empat tahunan itu, layar kerap jadi penentu ranking atau posisi Benua Etam di klasemen akhir raihan medali, bahkan pada PON XX/2022 di Papua lalu mereka berhasil tampil sebagai juara umum.
Pada PON XXI/2024 yang akan berlangsung September mendatang di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut), layar kembali diandalkan untuk mendulang medali emas.
Demi mempertahankan reputasi sebagai cabang olahraga andalan, latihan intensif terus dilakukan, dipusatkan di perairan Tanjung Batu Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Mereka berlatih di lokasi eks PON XVII/2008 lalu yang berlangsung di Kalimantan Timur. Pelatih layar Kaltim Kosim Nor Seha menjelaskan saat ini mereka sudah menyampaikan keinginan untuk uji coba di dalam dan diluar negeri dalam waktu dekat ini kepada KONI Kaltim.
“Bulan Juni dan Juli mendatang kami akan berangkat ke Jakarta karena sudah masuk ke pra kompetisi, jadi kami sebagai try in,” kata Kosim kepada Korankaltim.com Senin (20/5/2024). “Di Jakarta ada kejuaraan nasional bulan Juni, kejurnas juga ada di Jakarta, ada juga di Banten. Juni ada satu even, Juli ada dua even,” paparnya.
Juni mendatang merupakan kejurnas dari Pengurus Besar Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (PB Porlasi) di Banten sementara 7-10 Juli dengan 26-28 Juli pelaksanaannya di Jakarta.
Kosim berharap, semua atlet yang mewakili Kaltim bisa diberangkatkan menuju even tersebut sebagai bekal untuk mempelajari dan melihat kemampuan serta kekuatan lawan.
Sementara untuk try out Porlasi Kaltim berharap bisa uji coba ke Malaysia, Singapura atau di Thailand. Namun, rencana ini ternyata juga ternyata bertepatan dengan even kejurnas yang sebelumnya sudah disebutkan. “Nanti kami bahas lagi. Sementara usulan yang sudah masuk rencananya kami ikut di bulan Juli, karena Agustus sudah harus berada di Aceh untuk adaptasi sekaligus persiapan tampil di PON ,” tutup Kosim.
Editor: Aspian Nur