Hal ini disampaikan Ketua Harian KONI Kaltim Husinsyah kepada Korankaltim.com Senin (19/2/2024) hari ini. “Rencananya kami menggelar Rakerprov (rapat kerja provinsi), hari Sabtu (24/2/2024) nanti, di acara itu akan ada pemberian penghargaan kepada 10 cabang olahraga yang selama ini dinilai berprestasi,” kata Husinsyah.
Ke-10 cabang olahraga itu masing-masing gulat, layar, kempo, anggar, pencak silat, catur, sepatu roda, angkat berat, angkat besi dan hoki.
Pemberian penghargaan dilihat berdasarkan prestasinya dari PON ke PON, misalnya gulat yang setiap pesta olahraga multieven empat tahunan itu selalu meraih medali emas, begitu pula dengan layar. “Minimal dua kali dapat emas di PON, cuma yang dinilai ini yang pertama dulu. Mungkin untuk persiapan Pelatda (Pemusatan Latihan Daerah) kami bahas secara garis besar saja,,” ujarnya.
Rakerprov digelar di Hotel Mercure Jalan Mulawarman Samarinda dengan peserta dari perwakilan KONI dari 10 daerah di Kalimantan Timur termasuk Mahakam Ulu (Mahulu).
“Kami juga mengundang pengurus provinsi cabang olahraga, jumlahnya 66 cabang olahraga, jadi kalau dihitung dengan 10 daerah ditambah badan fungsional enam, totalnya 82, masih ditambah perwakilan daerah masing-masing dua orang, jadi keseluruhan 164 orang yang ikut Rakerprov,” papar Husinsyah yang juga Ketua Organizing Committee (OC) atau panitia pelaksana.
Penjabat (Pj) Gubernur Akmal Malik serta stake holder lainnya termasuk Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim Agus Hari Kesuma juga diundang pada acara ini.
Agenda utama yang akan dibahas yahasil babak kualifikasi (BK) PON XXI dilajutkan dengan itu laporan kegiatan KONI tahun 2023 lalu. Selain itu juga program kerja KONI di 2024, nanti akan ada pembahasan terkait aturan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII/2026 di Paser dan mutasi atlet.
“Pertama soal atlet mutasi, jangan sampai terjadi seperti di Porprov Berau, setelah itu tempat pertandingan, sejak awal KONI sudah mempersiapkan tim monitoring untuk membantu Paser membangun venue,” tutup Husinsyah.
Editor: Aspian Nur