Tak terduga Harbi menjuarai Kades Rapak Lambur Cup tanpa didampingi pelatih kepala. Salah seorang pelatih akademi Harbi, Faisal mengatakan kunci juara timnya terletak pada mental para pemain.
“Dengan adanya gelaran kejuaraan usia dini, bisa memotivasi anak-anak terutama di bidang sepak bola anak usia dini sebagai pengembangan untuk terus mengasah bakat sampai di usia emas mereka," ujar Faisal kepada korankaltim.com, Jumat (29/12/2023).
Harbi FC berhasil memenangkan partai final melawan PS Pemuda dengan skor akhir 5-1. Pemain Harbi berhak memperoleh gelar pemain terbaik atas nama Laksamana Abby sedangkan Alif berhak meraih gelar kiper terbaik pada kejuaraan kali ini. Kemenangan ini menjadi langkah penting untuk pemain muda Harbi FC untuk memotivasi pemain-pemain lainnya.
Keberhasilan Harbi FC ini juga mendapat apresiasi dari salah satu pemain profesional Liga 3 dari klub MSA FC, Samsir. Bek berusia 20 tahun yang juga berasal dari Tenggarong ini mengaku sangat senang atas prestasi yang diraih Harbi FC dengan materi pemain asli anak-anak Tenggarong.
"Tentu ikut senang karena kerja keras adik-adik bisa berbuah juara walaupun tanpa didampingi pelatih, harapannya setelah ini bisa lebih giat lagi berlatih karena juara itu adalah hasil dari latihan. Saya sebagai orang Tenggarong cukup bangga dengan adanya turnamen seperti ini bisa menjadi wadah bagi anak-anak usia dini agar bisa lebih berkembang," harap Samsir yang juga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) ini.
Samsir menegaskan, dirinya cukup mengetahui kiprah klub sepak bola Harbi yang telah menciptakan banyak jebolan pemain hebat. "Salah satunya adalah Arya Geryyan pemain Borneo FC yang dipinjamkan ke Liga 2 PSIM Yogyakarta," tegas Samsir.
Editor: Maruly Z