Kepala Pelaksana Sekretariat DBON Kaltim Zairin Zain berterima kasih kepada semua pengurus cabang olahraga juga orangtua yang mendukung kegiatan ini.
“Terima kasih kepada semua yang sudah membantu sehingga kejurprov yang berlangsung tiga hari ini bisa berlangsung sesuai rencana. Meski ada kendala cuaca di panjat tebing yang sempat hujan dan menunda lomba, tapi secara keseluruhan semua berjalan baik,” papar Zairin.
Sama dengan dua kejurprov yang sudah digelar sebelumnya, para juara yang berprestasi pada ajang ini dicatat pengurus olahraga masing-masing dan dilaporkan ke DBON Kaltim untuk nantinya dibina dan masuk akademi yang akan dibentuk DBON.
“Atlet-atlet yang berprestasi dicatat semua, diinventarisir, nanti ada tes talent scouting untuk para juara, setelah itu kalau lulus jadi atlet Kalimantan Timur yang dibina DBON,” papar Zairin.
Ditegaskan Zairin atlet-atlet usia dini memang disiapkan DBON Kaltim untuk mengikuti kejuaraan tingkat nasional hingga internasional. “Diharapkan tahun 2035 sampai 2045 atlet-atlet usia dini sekarang ini bisa jadi talenta atlet berprestasi Indonesia di kancah internasional terutama Olimpiade karena itulah tujuan utama dari DBON Kaltim ini,” tegas Zairin.
Kejurprov KU di Tenggarong merupakan tahap ketiga dari 14 cabang olahraga binaan DBON Kaltim. Sebelumnya DBON Kaltim sudah menggelar Kejurprov KU tahap pertama yang mempertandingkan enam cabang olahraga Oktober 2023 lalu yaitu atletik, bulutangkis, gulat, taekwondo, pencak silat dan karate sementara tahap kedua berlangsung di bulan November 2023 mempertandingkan tiga cabang olahraga masing-masing balap sepeda, senam dan wushu yang semua digelar di Kota Samarinda sementara tahap ketiga berlangsung di Kota Raja.
“Selanjutnya akan ada kejurprov tahap keempat Januari 2024 mendatang. Yang jelas semua cabang olahraga yang dinaungi DBON akan diselesaikan untuk digelar dan kami akan memilih para juara untuk dibina,” pungkas Zairin.
Editor: Aspian Nur