Putri gaya bebas meraih 2 emas atas nama Dian Putri kelas 53 kilogram dan Putri Melinda kelas 57 kilogram. Medali perak dipersembahkan Anissa Safitri kelas 50 kilogram sedangkan perunggu diraih Anggi Anugerah kelas 86 kilogram gaya bebas, dan Anggi Anggara kelas 97 kilogram gaya bebas.
Atas prestasi ini, Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI), Joni Ringgo bersyukur atas prestasi yang dicapai atlet gulat Kukar membela provinsi Kalimantan Timur pada pra pon 2023 di Jakarta.
"Mereka akan tampil di PON Sumut Aceh tentunya ini hasil yang kita syukuri, ucapan terimakasih kepada atlet yang sudah berjuang sekuat tenaga, hasil yang dicapai hari ini merupakan motivasi bagi adik-adik untuk terus melatih diri persiapkan untuk event mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya," kata Joni kepada korankaltim.com, Jumat (10/11/2023).
Ucapan terima kasih juga disampaikan Joni kepada pemerintah daerah Kukar terkhusus Bupati Kukar, KONI Kukar juga Ketua DPRD Kukar yang bertindak selaku pembina.
"Pak Rasid (Ketua DPRD Kukar, red) selalu memperhatikan adik-adik dan juga kepada seluruh warga yang memberikan kekuatan kepada adik-adik untuk bisa tampil maksimal juga kepada orang tua kami ucapkan terimakasih mempercayakan anak-anaknya untuk bisa berperan serta menggeluti olahraga gulat, sehingga nama daerah Kutai Kartanegara Kaltim secara umum jadi harum," ucapnya.
Ketika ditanya bagaimana gambaran kedepan pada saat pelaksanaan PON, Joni menegaskan tentu tidak jauh berbeda dengan pelaksanaan Pra PON yang sudah dilaksanakan, kalau melihat dari atlet yang bertanding secara kekuatan teknik taktik, maka tinggal adik-adik atlet gulat Kukar agar tetap semangat mempertahankan fisiknya, mempersiapkan sebaik-baiknya.
"Yang perak dan yang emas itu lebih diperhatikan,.adik-adik yang medali perunggu juga punya peluang untuk bisa meraih meningkatkan menjadi emas, jadi untuk kita mempersiapkan diri sebaik-baiknya secara khusus latihan yang terarah baik dari sisi program latihan makanan gizi juga yang bersifat dapat memberikan peningkatan prestasi," tegasnya.
Yang jelas, lanjut Joni secara kualitas Kaltim cukup diunggulkan, namun tidak bisa anggap enteng daerah lain karena mereka juga kuat sekali. Tapi diakui mental atlet gulat Kukar ini waktu tanding kemarin itu luar biasa semangat juangnya.
"Itu yang kami perhatikan, kalau secara materi saya akui daerah lain juga bagus cuma begitu ketemu Kaltim mereka seolah-olah bertemu momok mematikan di arena pertandingan kemarin. Harapannya juga mudahan ada perhatian semacam dana prestasi untuk persiapan atlet pada TC PON nanti," demikian Joni.
Editor: Maruly Z