Belasan atlet sepak takraw andalan Kaltim yang akan berangkat ini mengikuti acara pelepasan secara simbolis di Sekretariat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim, Selasa (24/10/2023), hari ini.
Manajer sepak takraw Kaltim, Syaharuddin mengatakan, ada sebanyak 18 atlet yang diberangkatkan, terdiri dari 9 atlet putra dan 9 atlet putri. “Untuk persiapan saya yakin ini sudah mantap. Segala persiapan sudah kita lakukan dengan baik, baik di dalam tes fisik, tes teknik atau tes taktik, sudah kita lakukan,” kata Syaharuddin.
Dia juga memastikan kondisi atlet dalam keadaan prima saat akan berangkat megikuti BK PON. Selama berlatih, dia memuji ke solidan para pemain. “Targetnya emas, karena kalau dapat emas baru bisa lolos. Kebetulan ini kita bermain zona atau wilayah bergabung dengan daerah lainnya,” terangnya.
Kontingen Kaltim nanti bakal bersama dengan Jateng, Jawa Timur (Jatim), Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), DI Yogyakrta dan Kalimantan Utara (Kaltara).
Dijelaskannya, bahwa kontingen sepak takraw Kaltim sering diperhitungkan oleh atlet dari daerah lain karena selalu lolos dan merebut medali. Namun, pada kesempatan ini dirinya menyayangkan ketua umum sepak takraw Kaltim yang tidak hadir untuk kedua kalinya sama dengan pelepasan saat mengikuti BK PON pada 2018 lalu.
Sementara itu, Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras menyampaikan rasa bangga pada para atlet yang telah terpilih dalam tim mewakili Kaltim menuju BK PON di Jepara.
“Saya selaku Ketua Umum KONI Kaltim mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran sepak takraw Kaltim yang telah mempersiapkan atletnya dari selekprov, TC hingga pembentukkan tim inti yang akan berangkat ini,” ucap Rusdi.
Dirinya juga memberikan semangat pada para atlet agar bisa lolos ke PON XXI Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) pada 2024 mendatang. Terlebih Kaltim sudah menduduki posisi keempat, yang diharapkan sepak takraw bisa menyumbangkan lagi medali sehingga lolos ke PON.
Editor: Maruly Zainuddin