Ini merupakan medali emas pertama taekwondo Kaltim di Popnas 2017. Sebelumnya hanya medali perak yang diraih, melalui Ni Made Ria Dina under 52kg putri dan tambahan medali perunggu dari Samsuriati kelas under 49kg putri, Satriyo Sakti Wibowo kelas under 63kg putra, dan Herman Pandu kelas under 73kg putra.
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Taekwondo Indonesia (TI) Kaltim, Agus Sujito mengaku puas dengan capaian ini karena menurutnya saat ini peta kekuatan taekwondo di Popnas masih didominasi atlet dari Jawa. “Kami sangat bersyukur bisa mendapat medali emas.” papar Agus.
Diharapkannya medali emas Saskia bisa menjadi motivasi atlet Kaltim lainnya yang masih bertarung. “Masih ada atlet kita yang bertanding 3 orang, kami berharap nanti mereka bisa menampilkan kemampuan maksimalnya untuk menambah kepingan medali untuk Kaltim,” kata Agus lagi.
Secara akumulasi medali taekwondo Kaltim berada di peringkat 4 dengan koleksi 1 medali emas, 1 perak dan 3 perunggu. Posisi pertama ditempati Jawa Barat (6 emas, 5 perak, 2 perunggu) sementara tuan rumah Jawa Tengah di peringkat dua (5 emas, 3 perak, 2 perunggu) Sedangkan DKI Jakarta menempati urutan ketiga dengan koleksi masing-masing 2 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. (rgn)