Ketua Harian Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Kalimantan Timur Hendra Radinald Ary menjelaskan, ada 17 atlet yang diberangkatkan, 7 putri dan 10 putra, mengikuti 20 kelas yang dipertandingkan.
Semua atlet yang dikirim memiliki potensi untuk meraih medali. Sebab memang sesuai dengan persyaratan yang diberikan oleh KONI Kaltim terkait kualitas.
“Tidak kami full-kan 20 atlet karena Insya Allah yang 17 ini punya potensi medali. Kami optimistis bisa masuk dalam zona medali, apalagi atlet eks PON masih mendominasi.” Kata Hendra kepada Korankaltim.com disela acara pelepasan yang berlangsung Jumat (14/7/2023) hari ini di Kantor KONI Kaltim Jalan Kusuma Bangsa.
Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) PABSI Kaltim Agiel Suwarno menyebut semua atlet sudah berlatih dengan baik. “Mereka juga sudah mengikuti beberapa kejuaraan, ada kejurnas kemudian PPLP juga yang dilaksanakan oleh Kemenpora,” jelas Agiel.
Berkaca dari PON XX Papua lalu yang meraih satu emas, Agiel berhadap pada PON XXI bisa lebih. “Kami targetkan atlet lolos sebanyak-banyaknya tapi untuk medali emas semoga bisa dapat dua emas,” sebutnya.
Sementara itu Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras melalui Wakil Ketua I Ego Arfin mengingatkan tugas penting dari para atlet diantaranya disiplin.
KONI Kaltim mendukung seluruh cabang olahraga (cabor) yang bertanding di Pra-PON karena ajang ini merupakan penentu menuju PON mendatang.
“Angkat besi sudah tidak asing prestasinya. Tinggal memelihara dan meningkatkan sehingga nanti ujung dari pra PON ini bisa masuk dalam tim PON 2024,” kata Ego.
Editor: Aspian Nur