Wakil Ketua I KONI Kaltim, Ego Arifin menjelaskan, untuk cabor pertama yang dikirimkan adalah renang dan gatetball. “Kalau renang itu jadwal yang kita lihat menyampaikan tanggal 10-13 Juni ini, dan gateball 21-25 Juni di Tangerang,” kata Ego, Rabu (7/6/2023).
Ego mengatakan, dirinya juga sudah melakukan komunikasi pada pengurus kedua cabor tersebut tentang kesiapan para atlet, dan didapatkan informasi bahwa cabor gateball sudah dilakukan tes fisik untuk para atletnya. Sedangkan cabor renang, Ego menyebut tidak sempat dilakukan tes fisik terhadap atlet karena terjadi miskomunikasi pada saat Kejuaraan Daerah (Kejurda).
“Antar mereka itu terjadi miskomunikasi saat Kejurda, dan untuk cabor gateball hasil dari tes fisik sudah kita miliki juga, sudah dilakukan evaluasi dari Binpres,” urainya.
Sebagai Wakil Ketua I KONI Kaltim, Ego berharap lebih dari cabor gateball. Apalagi kesempatan ini merupakan kali pertama cabor tersebut mengikuti PON. Artinya, pada perhelatan Pra PON nanti gateball Kaltim bisa masuk dalam zona medali dan melaju ke PON, meski faktanya hasil dari tes fisik pada 30 atlet cabor gateball ini rata-rata sangat di bawah standar.
Kemudian dari cabor renang, jumlah yang diajukan 50 atlet, tapi setelah di verifikasi ulang hanya 5 atlet. “Setelah di cek limit di renang itu masuk, tapi ada 3 orang kategori junior, ada yang 13 tahun dan ada yang 15 tahun juga. Sementara untuk Pra PON pada cabor renang ini yang diambil adalah dewasa,” bebernya.
Editor: Maruly Zainuddin