Ketua IPF Kukar, Nurul Huda mengatakan pihaknya menyertakan 21 atlet Pickleball Kukar untuk kejuaraan open ini, yakni terdiri dari atlet pria 7 orang atlet wanita 14 orang.
"Untuk latihan wasit nasional, Kukar mengirimkan 2 Orang dari pengurus IPF yakni saudari Helty dan saudara Rakhman Hafidz Hakim. Dalam keberangkatan kami dilepas secara simbolis oleh Ketua Pengprov Pickleball Kaltim Rendi Susiswo. Semoga atlet IPF Kukar kita yang turut serta dalam rombongan Tim Pickleball Kaltim ini bisa mempersembahkan medali, aamiin," kata Nurul kepada korankaltim.com, Rabu (31/5/2023).
Sebagaimana diketahui dengan turut sertanya Tim IPF Kaltim di Kejuaraan Indonesia Open kali ini, maka IPF Kaltim tidak pernah abses dan terus eksis dalam ajang bergengsi baik tingkat nasional maupun internasional.
Tak hanya diikuti dari berbagai daerah di Indonesia, kejuaraan ini juga diikuti negara luar diantaranya Kanada, Thailand, Singapura, Amerika Serikat, Kosta Rika dan Malaysia.
Kurang lebih 50 atlet diturunkan dalam ajang ini. Mereka terbagi dari beberapa daerah diantaranya Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara dan Bontang.
Sekretaris Umum Pengprov Indonesia Pickleball Federasi (IPF) Kaltim Pargiyanto mengatakan dalam ajang ini menurunkan skuad terbaiknya. Tentu, berharap Kaltim mampu berbicara banyak pada ajang bergengsi ini.
Meskipun demikian pihaknya menyadari persaingan memperebutkan gelar juara akan begitu sulit. Sebab ada beberapa daerah cukup kuat dalam setiap pelaksanaan pickleball. Diantaranya Sumatera Barat, Jawa Timur dan tuan rumah Jakarta.
"Tambah beberapa negara luar yang ikut, pasti kejuaraan ini sangat bergengsi dan ketat. Semoga para atlet mampu memberikan yang terbaik," ujarnya.
Dalam ajang ini, dua kategori dipertandingkan yakni junior dan senior. Untuk junior memainkan sektor tunggal putra Up 19 Tahun, ganda putra dan putri serta Mix 16 Tahun serta ganda putra dan putri 18 Tahun.
Sementara itu di level senior yakni ganda dewasa putra, putri dan mix 19 Tahun serta ganda dewasa putra, putri dan mix 50 tahun ke atas.
Tak hanya menggelar kejuaraan, IPF Pusat juga melaksanakan lisensi wasit bersertifikat nasional. Kaltim juga turut mengirimkan satu atletnya.
"Semoga dengan keikutsertaan lisensi wasit, kualitas pertandingan di Kaltim bisa meningkat," tutup Pargiyanto.
Editor: Rusdianto