Diketahui
Porprov Kalimantan Timur itu sudah kelar beberapa bulan lalu, namun hingga kini bonus atlet belum juga dicairkan.
Beberapa informasi yang beredar, pencairan bonus atlet masih menunggu Surat Keputusan (SK) atau daftar peraih medali dari Pengurus Besar (PB) Porprov.
"Saya pertanyaan dan sebenarnya lebih ke menuntut PB Porprov untuk menyelesaikan tugasnya sampai pada proses pencairan," kata Kornelius pada KoranKaltim.com, Selasa (14/3/2023).
Menurutnya, pemerintah kabupaten/kota telah mempersiapkan anggaran untuk bonus atlet, namun hanya menunggu SK tersebut karena SK yang dipakai dari PB Porprov dan bukan SK dari KONI Kaltim yang hingga saat ini belum juga keluar.
"Kami ingin bagaimanapun caranya, semangat dan keringat yang sudah dikeluarkan oleh atlet itu segera dibayarkan tuntas," tegasnya.
Kornelius meminta sebelum Ramadan sudah harus dicairkan karena bagaimanapun juga pasca Porprov ini sudah memasuki Pra PON yang dilanjutkan dengan PON Aceh-Sumatera Utara 2024.
Dirinya meyakini jika PB Porprov bekerja tuntas sampai pada proses akhir pencairan anggaran, dimasing-masing kabupaten/kota.
"PB Porprov harus berani mengambil tindakan untuk segera mengambil tindakan saja, hanya itu. Supaya atlet-atlet kita bisa menerima hasil jerih payahnya," jelasnya.
Editor: Aspian Nur